Merasa Tenaganya Diperas, Pegawai TKD RSUD Tobelo Pilih Undur Diri

  • Whatsapp
Pegawai TKD RSUD Tobelo, Elsa Jo (Foto: Istimewa)

TOBELO – Salah satu Tenaga Kontrak Daerah (TKD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara, memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaannya. Pegawai TKD bernama Elsa Jo ini, merasa tenaganya selama ini hanya diperas oleh pihak RSUD Tobelo.

“Saya baru tahu ternyata kalau kerja di RSUD Tobelo seperti ini, ini sama saja peras tenaga orang,” kata Elsa Jo kepada Kabar Malut, Jumat (04/10).

Muat Lebih

Elsa mengaku bekerja melebihi waktu yang ditentukan, namun tenaganya hanya diperas dan tidak mendapatkan bayaran sebagaimana semestinya. Bahkan uang lemburpun tidak dibayar, padahal dirinya bekerja dari pagi  sampai pada malam hari.

“Kerja dari 07:30 pagi sampai sore jam 16:00, tapi kadang sampai jam 22:00 malam baru pulang, jam istirahat pun tidak bisa, lantas lemburpun tidak dibayar. Yang senang bagi mereka yang punya jabatan, dan punya kekuasaan duduk enak di kursi bagus yang hanya main potong jasa orang seenaknya, terus jasa-jasa yang dipotong dikemanakan uangnya,” tanya Elsa.

Sespri Dirut RSUD Tobelo dr Irwanto Tandaan ini mengaku lebih parahnya lagi, uang jasa BPJS yang awalnya sebesar Rp 800 ribu, kini dipotong hingga turun tersisa Rp 200 ribu.

“Uang jasa BPJS sebesar awalnya Rp 800 ribu turun, Rp 600 ribu, turun Rp 400 ribu, turun Rp 300 ribu sampai turun jadi Rp 200 ribu. Katanya diberikan ke pegawai non PNS namun ternyata tidak diberikan,” tuturnya.

Elsa pun memilih undur diri dari pekerjaan dibandingkan tenagaga hanya diperas karena tanpa adanya bayaran dari RSUD setempat.

Sementara itu, Dirut RSUD Tobelo dr Irwanto Tandaan belum bisa dikonfirmasi terkait permasalah ini hingga berita naik tayang. (Ajo)

Pos terkait