Lahan Kebunnya Diserobot, Jainal Mus Hentikan Pekerjaan Bandara Dufo

  • Whatsapp
Jainal Mus (Foto: Hamsan/KabarMalut)

BOBONG – Pekerjaan land clearing (pembersihan lahan) Bandara Dufo yang terletak di Desa Talo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, kini terhenti sementara akibat ditahan pemilik lahan. Penghentian dilakukan Jainal Mus karena merasa lahan kebunnya diserobot tanpa adanya koordinasi.

“Jadi untuk sementara saya pending (tahan) pekerjaan bandara itu, karena lokasi bandara itu adalah punya saya makanya saya tahan,” ungkap Jainal kepada sejumlah wartawan di kediamannya, Rabu (9/10/2019).

Muat Lebih

Jainal mengaku Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Taliabu, selama ini  tidak pernah berkoordinasi dengan dirinya terkait proses pembangunan Bandara Dufo yang berada di lokasi kebunnya itu. Bahkan tiada ada hanti rugi sepersepun namun sudah dilakukan penggusuran lokasi bandara.

“Mereka (Pemda) tidak pernah berkordinasi dengan saya soal proses pengusuran lahan saya itu untuk bangun bandara dan mereka juga tidak pernah koordinasi dengan saya soal ganti rugi lahan saya, mereka langsung main gusur saja. ini kan namanya penyerobotan,” jelasnya.

Pekerjaan bandara bisa dilakukan jika ada koordinasi dan proses ganti rugi lahan dan tanaman telah dilakukan. Namun selama hal itu belum terlaksanakan, Jainal meminta agar pekerjaan dihentikan sebelum berakhir di ranah hukum.

“Jadi mereka ganti rugi dulu lahan saya itu dulu baru mereka boleh kerja lanjut, kalau tidak, jangan coba-coba kerja, saya akan lapor mereka di Polda samua,” pungkasnya. (Ajo)

Pos terkait