Polres Ternate Ciduk 8 Tersangka Narkoba, 1 Diantaranya Berstatus Pelajar di Halsel

  • Whatsapp
Kapolres Ternate AKBU Azhari Juanda didampinggi Kasat Resnarkoba AKP Hery dan Kapolsek Ternate Utara IPTU Afrian Batti dan Kasub Humas IPDA Wahyuddin saat menggelar Konferensi Pers (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Aparat Kepolisian dari Polres Ternate berhasil menciduk 8 tersangka penyalahgunaan narkoba. Namun sayangnya, 1 tersangka berusuia 17 tahun diketahun masih tercatat sebagai pelajar di salah satu SMA di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda mengatakan 8 tersangka tersebut merupakan pengungkapan kasus yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Resnarkoba) dan Polsek jajaran selama bulan Juli-Oktober 2019.

Muat Lebih

“Jumlah kasus ada 8,  2 kasus ditanggani oleh Polres dan 6 kasus ditanggani Polsek Ternate Utara. Dimana 8 kasus ini narkoba jenis sabu 1 kasus diungkap Polres Ternate dan 2 dari Polsek Ternate Utara. Untuk ganja 1 dari Polres Ternate dan 1 dari Polsek Ternate Utara, untuk BB tembakau gorila 3 dari Polsek Utara,” kata Azhari didampinggi Kasat Resnarkoba AKP Hery dan Kapolsek Ternate Utara IPTU Afrian Batti dan Kasub Humas IPDA Wahyuddin saat menggelar Konferensi Pers, Rabu (9/10/2019).

Dalam tahapan proses penyidikan terdapat 7 kasus, 2 ditangani Polres Ternate dan 5 di Polsek Ternate Utara. Dengan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 8 orang, 1 tersangka berkas sudah masuk tahap II dan penyerahan barang bukti dan tersangka ini semuanya laki-laki.

“Satu tersangka di Kelurahan Salahudi, 1 tersangka Kelurahan Jati ada 2 kasus, Kelurahan Makasar Timur 1 kasus, Kelurahan Bastiong 1 kasus, Kelurahan Stadion 2 kasus dan di Halsel 1 kasus,” tuturnya.

Dari modus operasi ada 6 kasus sesuai berita acara pemeriksaan dari tersangka ini merupakan jaringan dari Lapas Jambula. Sedangkan untuk 2 kasusnya merupakan hasil kontrol Sat Resnarkoba Polres Ternate yakni jaringan dari Jogja dan di Halsel.

“Untuk barang bukti sendiri sabu seberat 0,46 gram, ganja seberat 56,05 gram tembakau gorila seberat 11,1 gram,” akunya.

Sementara para tersangka masing-masing berinisial FM (23), MG (32), AHAZ (34), EE (27), MDS (33), EAE (20), GSA (24) dan FS (17).

Tersangka FM (23) merupakan warga Kelurahan Tanah Tinggi berprovesi sebagai tukang ojek ditangkap petugas karena telah menayalahgunakan narkoba jenis ganja seberat 46,76 gram. Tersangka MG (32) warga Kelurahan Markerubu seorang wiraswasta ditangkap karena telah menyalahgunakan narkoba jenis sabu seberat 0,15 gram.

“Dan untuk tersangka AHAZ (34) warga Kelurahan Mangga Dua ditangkap karena telah mengunakan narkoba jenis sabu seberat 0,18 gram. Untuk tersangka EE (27) warga Kelurahan Kolongcucu ditangkap karena telah mengunakan narkoba jenis ganja seberat 9,29 gram,” jelasnya.

Sementara tersangka MDS (33) warga Kelurahan Salero, ditangkap saat mengunakan narkoba jenis sabu seberat 0,28 gram. Terdapat pula salah satu tersangka inisia EAE (20) warga yang berdomisili di Kelurahan Tomagoba Kota Tidore Kepulauan dengan barang bukti narkoba jenis tembakau gorila.

“Polres Ternate juga menciduk dua warga Halsel masing-masing GSA (24) warga Mandaong, ditangkap karena telah menggunakan narkoba jenis gorila seberat 11,1 gram dan salah satu pelajar yang masih duduk di bangku SMA di Halsel berinisial FS (17) warga Desa Mandaong, Tersangka FS ditangkap karena telah menggunakan narkoba jenis tembakau gorila yang diamankan oleh unit Resmob Polsek Ternate Utara,” tutup Kapolres. (Ajo)

Pos terkait