Tangani 29 Kasus Cyber Crime, Polda Malut Catat 80 Persen Korban Adalah Perempuan

  • Bagikan
Direktur Reskrimus Polda Malut, AKBP Alfis Suhaili (kiri) didampingi Kabid Humas Polda Malut AKBP Yudi Rumantoro (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Polda Maluku Utara (Malut) kini telah menangani 29 kasus cyber crime yang di Maluku Utara. Tercatat kejahatan yang terjadi di dunia maya 80 persen korbannya adalah perempuan.

“Ada sebuah fenomena yang kami dapatkan. Dari 29 pengaduan, 80 persen korban cyber crime adalah perempuan,” kata Direktur Reskrimus Polda Malut, AKBP Alfis Suhaili didampingi Kabid Humas Polda Malut AKBP Yudi Rumantoro saat menggelar konferensi pers, Selasa (8/10/2019).

Alfis menunturkan, menyangkut kasus kejahatan siber yang terjadi dua bulan terakhir. Dalam periode waktu itu, setidaknya, Polda Malut memperoleh 29 pengaduan kejahatan siber, 10 diantaranya sudah masuk dalam tahap penyidikan.

“Mayoritas pengaduan tersebut terkait penghinaan dan pencemaran nama baik, yang dilakukan melalui media sosial facebook (FB),” jelasnya.

Secara perlahan, tindak kejahatan mulai bergeser ke dunia maya. Maka dengan itu, ia berharap agar masyarakat bisa lebih bijak dalam menggunakan media sosial.Sebab para pengguna Medsos ini rentan terkena tindak pidana.

“Waspadalah dalam penggunakan internet. Cerdaslah dalam bermedia sosial,” ujarnya.

Menurut Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), para terlapor ini terancam dikenai pasal 5 ayat 3 dengan hukuman penjara 4 tahun. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut