16 Kasus Ditangani Polairud Malut Didominasi Illegal Fishing

  • Bagikan
Direktur Polairud Poda Maluku Utara, AKBP R Djarot Agung Riadi didampingi Kabid Humas AKBP Yudi Rumantoro saat menggelar Konferensi Pers (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Penanaganan kasus di Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit-Polairud) Polda Maluku Utara (Malut) sepanjang tahun 2019 mencapai 16 kasus. Namun kasus-kasus tersebut, didominasi kasus illegal fishing karena wilayah Malut sebagain sebasar adalah laut.

Direktur Polairud Polda Malut, AKBP R Djarot Agung Riadi mengatakan dengan luasnya perairan tersebut tentunya harapan dan keinginan masyarakat kepada Polisi sangat besar dalam penegakan hukum.

“Di Malut paling banyak kasus illegal fishing dan destructive fishing, dari 16 kasus yang ditangani 8 diantaranya adalah illegal fishing,” kata Djarot didampingi Kabid Humas Polda Malut AKBP Yudi Rumantoro dalam Konferensi Pers, Jumat (11/10/2019).

Selain itu, terdapat pula beberapa kasus yang ditangani Polairud, yakni illegal logging, penyelundupan hewan liar dan kasus laka laut. Djarot berharapan masyarakat dapat membantu pihaknya dalam hal memberikan informasi terkait kejahatan yang terjadi di perairan.

“Infomasi masyarakat itu berharga buat Polisi, Polisi juga bakal berkordinasi dengan TNI-Angkatan Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta dengan pemerintah daerah dalam penegakan hukum di perairan,” jelasnya.

Sebagai provinsi kepulauan dan memiliki laut yang luas, sarana pra sarana Polairud masih sangat terbatas. Polairud Polda Malut hanya mempunya 29 kapal dengan perencian yang berbeda-beda yang disebar pada beberapa titik rawan. Polda Malut juga mandapat back up 7 kapal di titik rawan, tujuannya memberikan efek jerat bagi pelaku yang melakukan illegal fishing di Malut.

“Kemarin saya sudah komunikasi di Mabes bahwa tahun ini Polairud Polda Malut Bakal mendapat bantuan satu kapal, mungkin kapal tipe C1 atau tipe B. Namun harapan saya mudah-mudahan Polairud bisa mendapatkan kapal tipe B, sebab di Malut ini wilayahnya cukup luas,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut