Seorang Crosshijaber di Ternate Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
Pria yang menggunakan hijab (Crosshijabers) yang diamankan di Mapolsek Ternate Selatan (Foto: Ist)

TERNATE – Polsek Ternate Selatan berhasil mengamankan seorang pria yang berinisial AM (19) yang menyamar menggunakan hijab tertutup lengkap dengan cadar atau dikenal dengan crosshijaber yang beraksi di Ternate.

Kapolsek Ternate Selatan AKP Catur Erwin Setiawan mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga polisi langsung melakukan penangkapan kepada pria berhijab tersebut di kelurahan Gambesi Kecamatan Ternate Selatan.

Muat Lebih

“Pelaku dengan modus berteman terhadap korban yang rata-rata adalah perempuan berhijab, saat korban lengah pelaku lalu menggasak barang-barang berharga milik korban, “kata Catur kepada kabarMalut, Selasa (15/10/2019).

Catur menjelaskan, pelaku tersebut ikut bersama dengan korban ke kosan dan ketika korban sedang keluar lalu dia mencuri barang milik korban, sejauh ini sudah tiga TKP Polisi olah,sejumlah barang yang berhasil dicuri adalah HP dan barang berharga lainnya, sebagian sudah dijual oleh pelaku, kejadian ini sudah yang kedua kali oleh pelaku yang sama dengan modus yang sama.

“Ini sudah terjadi yang kedua kali, sebelumnya dilepas karena korban dan pelaku berdamai, tapi kali ini kita akan proses,” jelasnya.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat, tidak perlu takut namun perlu waspada saja memang orang tersebut tidak dikenal kalu orang sudah bercadar, kalau dikenal kenapa harus takut pada intinya harus waspada apabila orang tersebut masuk dalam rumah.

“Bukan takut kepada yang menggunakan hijab, tetapi sebaiknya waspada kepada setiap orang yang baru dikenal,” pungkasnya.

Sementara itu, Korban Yastrin (21) mengaku awalnya korban masuk di indekos Rafen, ia datang menggunakan cadar dengan alasan katanya mau mencari temannya di indekos tersebut, ternyata nama yang disebutkan tidak ada.

“Setelah itu pelaku bersikap akrab dengan kami, kami pikir pelaku ini orang baik karena dia memakai cadar ternyata pelaku mencuri telepon genggam kami yang berada dalam kamar, “akunya.

Pos terkait