Canangkan Morotai Swasembada Beras 2022, Pemda Pulau Morotai Tanam Padi Sawah Seluas 1.200 Hektar 

  • Whatsapp
Penanaman padi secara simbolis oleh Bupati dan Forkompinda Pulau Morotai di Desa Sangowo Barat (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Dalam rangka mencapai Morotai Swasembada Beras tahun 2022 dan memperingati hari pangan sedunia, Pemda Pulau Morotai melaksanakan penanaman perdana padi sawah musim tanam Oktober-Maret (Okmar) dengan target seluas 1.200 hektar.

Bupati Pulau Morotai, Benny Laos mengatakan penanaman padi sawah hari ini merupakan sejarah untuk swasembada pangan tahun pertama Oktober sampai Maret. Diharapkan penanaman ini bukan hanya simbolis tetapi kontinuitas, sehingga rencana itu bisa tercapai.

Muat Lebih

“Pencanangan serentak ini di 3 desa sebagai simbolis ini akan menjadi pemicu landasan utama untuk kita menuju kepada Swasembada pangan, dari perhitungan saya untuk 1.200 hektar Oktober-Maret, maka kita pada posisi sudah surplus kurang lebih 900 ton, pada posisi sampai Oktober-Maret maka ketahanan padi untuk Pulau Morotai ini kita sudah zero one piece kita berbicara satu musim panas satu tahun, dua musim tanam maka kita akan surplus kurang lebih 6.000 ton, 6.000 ton kita jual ke luar kurang lebih Rp 8.000,” ungkap Benny dalam sambutanya di Desa Sangowo Barat, Rabu (16/10/2019).

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Pulau Morotai, M Rizal Ismail mengaku tujuan kegiatan ini yang pertama yaitu upaya mencapai target Morotai Swasembada Beras pada tahun 2022, kemudian upaya meningkatkan kesejahteraan petani Pulau Morotai. Lokasi kegiatan hari ini kita laksanakan secara serentak tersebar di tiga lokasi yakni Desa Sabala Kecamatan Morotai Selatan, Desa Sangowo Barat dan Desa Wewemo Kecamatan Morotai Timur

“Jadi total lokasi lahan sawah yang akan kami buka di Morotai adalah seluas 1.200 hektar yang tersebar di lima kecamatan. Padi sawah bantuan program yang diberikan oleh program gratis bupati dan wakil bupati ini adalah penyiapan lahan secara gratis. Jadi kalau dulu-dulu petani mengolah lahan seperti ini, petani harus secara gratis kami dari Dinas Pertanian melakukan pengawalan kalau ada pendampingan dari tani dan IPB kami juga melakukan pengawalan dan juga ada optimalisasi alat dan mesin pertanian secara gratis dan perbaikan irigasi kami melakukan,” tutur Rizal.

Usai membuka acara, dilanjutkan dengan acara secara serimoni penanaman secara simbolis oleh Bupati, Wakil Bulati dan pimpinan Forkopimda. (Ajo)

Pos terkait