Kabid Aset Mangkir Dari Panggilan Bawaslu Halsel

  • Whatsapp
Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Halmahera Selatan, Rais Kahar (Foto: Dahbudin/KabarMalut)

LABUHA –  Bawaslu Halmahera Selatan (Halsel) telah memanggil dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melakukan postingan dan like di media sosial (Medsos) berkaitan dengan politik praktis beberapa waktu lalu.  Kedua ASN tersebut yakni Kabid Aset Etose Lajame dan staf kantor Camat Gane Barat Arman Banjar alias Arman Gandasuli.

Dalam panggilan yang bersifat klarifikasi ini dilakukan Koordinator Devisi Pengawasan dan Hubungan Antara Lembaga (PHL) Bawaslu Halsel. Namun yang mengahadiri penggikan lembaga pengawasan ini hanya dihadiri Arman Banjar, sementara Kabid Asset Etose Lajame mangkir dari panggilan tersebut.

Muat Lebih

“Hadir Arman Bajar alias Arman Gandasuli. Etos tidak datang alasanya ada di luar daerah,” kata Kordiv PHL Bawaslu Halsel, Rais Kahar, Kamis (17/10/2019).

Sambung Rais, meski Etose tidak memenuhi panggilan, sesuai ketentuan dipanggil lagi besok. Jika Etose tidak datang memenuhi panggilan kedua ini, Bawaslu tetap melakukan kajian untuk diserahkan berkasnya ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Proses tetap jalan, kita lanjutkan ke KASN kita ikut ketentuannya,” cetus Rais.

Selain itu pihaknya juga mengeluarkan satu panggilan lagi untuk salah satu ASN di Dinas Perikanan dan Kelautan Halsel yakni Nawir Husen. Nawir Husen sendiri diduga telah melakukan tindakan like dan memosting fotonya salah satu kandidat bupati dan menulis status yang mengarah ke politik praktis.

“Tambahan besek kita juga panggil satu ASN atas nama Nawir Husen terkait postinganya di media sosial (facebook),” tutup Rais. (Ajo)

Pos terkait