Terima Laporan Masyarakat, Polda Malut Langsung Pulbaket Dugaan Korupsi SPPD Fiktif di Setda Haltim

  • Bagikan
Direktur Reskrimsus Polda Maluku Utara, AKBP Alfis Suhaili (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit-Reskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut), menerima laporan masyarakat terkait dugaan adanya tindak pidana korupsi pada Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif senila Rp 1,5 miliar di Bagian Umum dan Perlengkapan Sekertaris Daerah (Setda) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) tahun anggaran 2016.

Direktur Reskrimsus Polda Malut, AKBP Alfis Suhaili mengatakan, setelah menerima laporan masyarakat, penyidik langsung mengabil langkah dengan melakukan Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket) guna mendalami dugaan tersebut.

“Dari pengaduan tersebut baru dimintai keterangan ke pihak-pihak terkait nanti, baru kami tindak lanjuti ke tahap penyelidikan. Kalau memang cukup bukti, kami bakal naikkan ke penyidikan,” kata Alfis kepada KabarMalut, Kamis (17/10/2019).

Alfis menunturkan, tim penyidik bakal mengkonfirmasikan kepada orang yang melaporkan terkait kasus ini. Sumber informasi Polisi tetap dalami orang melaporkan dan mengajukan orang-orang yang paling dekat dengan sumber pengaduan itu bakal didalami.

“Jika kurang kami akan tambah orangnya, kalau orang sudah cukup sesuai dengan jumlah relatif, ya orang-orang itu saja yang bakal dipanggil,” akunya.

Sekedar diketahui, kasus dugaan korupsi SPPD fiktif ini berdasarkan hasil temuan  BPK Perwakilan Provinsi Malut  tahun 2016  yang  merugikan daerah sebesar Rp 1,2 miliar. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut