Akhir 2019, Dukcapil Target Cetak 90 Persen Akta Kelahiran

  • Whatsapp
Staf Dukcapil Halmahera Selatan saat melakukan pendataan dan cetak akta lahir (Foto: Istimewa)

LABUHA – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) terus melakukan pelayanan dokumen kependudukan hingga ke desa-desa terpencil. Dokumen kependudukan yang menjadi perhatian Dukcapil saat ini yakni Akta Kelahiran bagi anak.

Saat ini Dukcapil turun langsung ke tiga kecamatan yakni Kecamatan Gane Barat, Kecamatan Obi Selatan dan Kecamatan Botang Loman untuk melakukan pendataan dan langsung cetak di tempat. Cetak langsung di tempat ini dilakukan jika di desa-desa yang sudah ada jaringan internet.

Muat Lebih

Sedangkan desa yang belum ada jaringan internet, pihak Dukcapil hanya mengambil data warga kemudian proses cetak dilakukan di kantor Dukcapil. Untuk sementara akta kelahiran yang sudah dicetak Dukcapil di Kecamatan Gane Barat dan Kecamatan Obi Selatan sebanyak kurang lebih 950 lembar akta kelahiran dan di Kecamatan Botang Lomang Dukcapil berhasil mencetak 235 lembar. Total akta lahir yang dicetak ditempat di tiga Kecamatan tersebut sebanyak 1.185 lembar.

“Itu yang tercetak langsung di tempat. Di Obi Desa Soligi dan Mano,” kata Sekertaris Dukcapil Halsel, Mahmud Samiun ketika dikonfirmasi, Jumat (18/10/2019).

Menurut Mahmud, sejumlah desa yang belum dilakukan cetak karena kendala jaringan internet. Dukcapil juga akan turun langsung ke kecamatan lain yakni Gane Barat Utar, Selatan dan wilayah Gane Timur, wilayah Makian Kayoa, Pulau Obi secara keseluruhan dan di Pulau Bacan.

“Targetnya harus tuntas diakhiri tahun 2019 minimal 90 persen akta kelahiran yang tercetak,” pungkasnya.

Selain itu, sampai saat ini Dukcapil mencatat jumlah penduduk Halsel sebanyak 251.299 jiwa. Dari jumlah sebanyak itu yang sudah wajib KTP sebanyak 171. 279 jiwa, sementara yang baru melakukan perekaman 138. 276 jiwa dan sisanya 33.003 jiwa belum melakukan perekam KTP.  (Ajo)

Pos terkait