Sepanjang 2019, PN Ternate Tangani 11 Perkara Tipikor

  • Whatsapp
Kantor Pengadilan Negeri Ternate (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Sepanjang tahun 2019, Pengadilan Negeri (PN) Ternate, telah menangani sebanyak 11 perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan jumlah terdakwa sebanyak 12 orang.

Ketua PN Ternate, M Pandji Santoso mengaku 11 perkara Tipikor tersebut tersebar di semua kabupaten/kota di Maluku Utara (Malut). Sementara hukuman penjara paling lama di tahun 2019, dijatuhi kepada salah terdakwa korupsi anggran Dana Desa (DD) di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dengan terdakwa Basir Duwila.

Muat Lebih

“Yang diputus belum lama ini kasus DD dengan terdakwa Basir Duwila, dihukum 3 tahun penjara. Itu paling tertinggi sepanjnag hampir satu tahun ini,” kata Pandji kepada KabarMalut, Jumat (18/10/2019).

Sementara terdakwa (terpidan) koruptor lain, seperti Rukmini Ipa, Nurmida Ganda, Husen Ahmad, Rusni Taepon, dan lainnya, divonis hukuman penjara berbeda-beda sesuai dengan tuntutan Jaksa Penutut Umum (JPU).

Panjdi mencotohkan vonis berbeda itu seperti diberikan ke terdakwa Basir Duwila 3 tahun penjara, Husen Ahmad 2,6 tahun penjara, Nurmida Ganda 2 tahun penjara dan Rusni Taepon 1,4 tahun penjara.

“Yang sementara masih berjalan dalam persidangan kasus pembanguna rumah sakit Pulau Morotai dengan terdakwa Carles Benawa, Hengky dan Guntur Aborneu, ” pungkasnya. (Ajo)

Pos terkait