Dua Hari Terakhir Laka Lantas di Halut Renggut Tiga Nyawa

  • Whatsapp
Kecelakaan maut tepatnya di Desa Talaga Paca Kecamatan Tobelo Selatan (Foto: Istimewa)

TOBELO – Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) dua hari terakhir terjadi di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara dengan merenggut tiga nyawa korban. Kecelakaan awal terjadi di ruas jalan Desa Ngidiho Kecamatan Galela Barat sekira pukul 20:00 WIT Senin (21/10), kemudian di ruas jalan Desa Tobe sekitar pukul 05:00 WIT dan di Desa Talaga Paca Kecamatan Tobelo Selatan pukul 15:00 WIT Selasa (22/10) tadi.

Kasubag Humas Polres Halut, Aiptu Hopni Saribu menyebutkan kecelakaan di Desa Ngidiho terjadi sekira pukul 20:00 WIT tepatnya di jalan tikungan Desa Ngidiho yang melibatkan sepeda motor dengan mobil dump truk. Sepada motor Suzuki Nex warna kuning DG 4136 NB dikendarai Satria Keper (35) warga Desa Luari Kecamatan Tobelo Utara berboncengan dengan Sendi Ote (31) warga Desa Lalonga Kecamatan Galela Barat, sementara pengumudi mobil truk masih dalam penyelidikan Polisi.

Muat Lebih

“Satria yang berboncengan dengan Sendi melaju dari arah selatan ke utara atau dari arah Desa Luari menuju Desa Lalonga. Namun sesampainya di jalan tikungan Desa Ngidiho, datang dari arah berlawanan mobil truk yang identitasnya belum diketahui dengan kecepatan tinggi dengan mengambil jalur kanan jalan dan menabrak sepeda motor,” kata Hopni kepada KabarMalut, Selasa (22/10/2019).

Kecelakaan ini mengakibatkan pengendara motor yakni Satria dan Sendi terjatuh di bahu jalan sebelah kiri arah selatan ke utara dan sepeda motor terjatuh diatas aspal sebelah kiri. Pengendaranya yakni Satria langsung meninggal dunia di tempat kecelakaan, sedangkan Sendi langsung dibawa ke Puskesmas Galela, kemudian dirujuk ke RSUD Tobelo.

“Dalam kecelakaan ini, polisi telah mengamankan 1 unit sepeda motor Suzuki nex warna kuning dengan DG 4136 NB dan melakukan olah TKP, mewancarai para saksi dan membuat visum kepada korban,” jelasnya.

Mobil Toyota Avanza warna merah nomor polisi DB  1442 CP yang terlibat kecelakaan di Desa Tobe (Foto: Istimewa)

Sementara kecelakaan di Desa Tobe yang terjadi sekitar pukul 05:00 WIT, berawal dari saudari Sarlota Timbangnusa (39) mengendarai gerobak sapi bersama 2 orang penumpang bernama Ludia Lodi (70) dan Georgino Gonyowo (5) yang dibelakan gerobaknyanya ada pejalan kaki yaikni Yaba Gonyowo (40) dari arah utara Desa Tobe menuju arah selatan Desa Togoli hendak ke kebun.

“Sesampainya di jalan tanjakan Gunung Garuda Desa Paca dari arah bersamaan yaitu dari belakang datang sebuah mobil toyota Avanza warna merah nomor polisi DB  1442 CP menabrak pejalan kaki saudara Yabal Wonyono yang berjalan kaki tepat dibelakang gerobak sapi. Mobil kemudian menabrak gerobak sapi yang mengakibatkan 3 orang korban luka dibawa ke RSUD Tobelo dan 1 orang  korban luka dibawa ke RS Bule Desa Kusuri atas nama Ludia Lodi,” terangnya.

Salah satu korban yakni Yabal Gonyowo meninggal dunia di RSUD Tobelo akibat mengalami benturan keras di bagian kepala. Sementara Sarlota Timbangnusa (39) mengalami luka memar kepala belakang dan pinggang sakit, Georgino Gonyowo (5) mengalami benturan di kepala dan muntah darah dan Ludia Lodi (70) mengalami sakit bagian bahu kanan.

“Pengendara mobil yakni Andritus Amik (52) beralamat di Desa Leleoto Kecamatan Tobelo Selatan, kini sudah diamankan di Polres. Akibat dari kejadian itu warga tidak terima akhirnya melakukan pemboikotan jalan umum di Desa Tobe. Begitu juga di Desa Luari warga setempat juga melakukan pemboikotan jalan utama akibat dari kecelakaan,” cetusnya.

Warga Desa Tobe Kecamatan Tobelo Selatan memboikot jalan umum (Foto: Istimewa)

Beberapa jam kemudian yakni sekira puku; 15:00 WIT, kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Desa Talaga Paca Kecamatan Tobelo Selatan yang melibatkan sepeda motor Yamaha MX King tanpa TNBK berwarna merah yang dikendarai oleh Alpinus Bata (39) warga Desa Talaga Paca bertabrakan dengan sepeda morot Honda Spacy nomor Polisi DG 6392 FT warna merah yang dikemudikan oleh Apryanto Belian Ali (17) berboncengan dengan Randi Darompalo (16) warga Desa Wosia.

Kronologisnya pada saat itu saudara Apryanto Belian Ali mengendarai sepeda motor Honda Spacy berboncengan dengan saudara Randi Darompalo melaju dari arah utara menuju ke arah selatan atau dari Tobelo menuju ke arah Kusuri. Sesampainya di jalan umum Desa Paca tepatnya di tikungan, datang dari arah selatan menuju ke arah utara sepeda motor Yamaha Jupiter MX King 150, sehingga kedua kendaraan tidak dapat mengendalikan laju kendaraan dan terjadi tabrakan.

“Akibat dari peristiwa kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter MX 150 Alpinus Bata meninggal dunia di tempat. Sedangkan pengendara sepeda motor Honda Spacy Apryanto mengalami luka di lutut kaki kanan dan sobek di telapak kaki kiri dan mengalami benturan di kepala, sehingga korban tidak sadarkan diri. Sementara temannya Randi mengalami luka lecet pada wajah dan luka lecet pada kaki kanan dan patah kaki kiri,” pungkasnya. (Ajo)

Pos terkait