Inspektorat Taliabu Akui Ada Penyalahgunaan DD dan ADD Desa Losseng

  • Whatsapp
Kepala Inspektorat Pulau Taliabu, Jufri Saharudin (Foto: Hamsan/KabarMalut)

BOBONG – Inspektorat Kabupaten Pulau Taliabu telah melakukan audit terhadap pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Losseng Kecamatan Taliabu Timur Selatan, tahun anggaran 2017-2018 dan tahap satu tahun anggaran 2019. Hasil audit, ditemukan ada dugaan penyalahgunaan anggaran yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

Kepala Inspektorat Pulau Taliabu, Jufri Saharudin mengaku berdasar hasil audit yang dilakukan pihaknya, ditemukan ada sejumlah masalah yang diduga penyalahgunaan anggaran DD maupun ADD Desa Losseng.

Muat Lebih

“Yang jelas untuk pengelolaan anggaran DD dan ADD Desa Losseng itu ada masalah (penyalahgunaan),” ungkap Jufri saat dikonfirmasi KabarMalut, Selasa (22/10/2019).

Selaku Ketua Tim Pemeriksa, Jufri mengatakan kini melakukan virifikasi data pengelolaan DD dan ADD karena terdapat sejumlah data yang diragukan. Dengan begitu, maka aitem-aitem apa saja yang menjadi temuan pada hasil audit belum bisa disampaikan ke publik.

“Jadi kita masih butuh melengkapi dulu data-data itu, jadi saya belum bisa menyampaikan aitem-aitem yang bermalasah, pastinya bermalah,” jelas Jufri.

Audit yang dilakukan Inspektorat ini atas permintaan penyidik Polres Kepulauan Sula (Kepsul), maka hasil audit akan disampaikan ke Polres Kepsul untuk kepentingan penyelidikan masalah tersebut.

“Jadi setelah selesai audit, hasilnya akan kami serahkan ke pak bupati dulu, baru kemudian kami serahkan ke kepolisian,” ungkapnya.

Untuk diketahui, sejumlah masyarakat Desa Losseng telah melaporkan Kades Losseng Harnono La Yai ke Polres Kepsul Senin (2/9) lalu atas dugaan penyalahgunaan anggaran DD dan ADD tahun 2017-2018 dan tahap satu 2019. Penyidik Sat-Reskrim Polres Kepsul kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dan meminta Inspektorat Pulau Taliabu untuk melakukan audi investigasi pengelolaan anggaran dimaksud. (Ajo)

Pos terkait