Kades Tedeng Diberhentikan, Masyarakat Adat Demo Bupati dan Kepala Inspektorat Halbar

  • Whatsapp
Masyarakat Adat Desa Tedeng saat menggelar aksi di kantor Bupati Halmahera Barat (Foto: Surahman/KabarMalut)

JAILOLO – Sejumlah massa yang mengatas namakan Forum Masyarakat Adat (FMA) Desa Tedeng, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barart (Halbar), menggelar aksi protes terhadap kebijakan Bupati Halbar Danny Missy dan Kepala Inspektorat Halbar Julius Marau terkait pemberhentian Kepala Desa (Kades) Tedeng, Besti Alexander Tan.

Massa menggelar aksi depan kantor Bupati Halbar, Selasa (22/10/2019) dengan menggunakan dua unit mobil pick -up dilengkapi sound system. Massa aksi yang datang juga mengenakan simbol-simbol atau pakaian adat dari Suku Wayoli.

Muat Lebih

Ketua FMA Jailolo, Donal Rizal Bunga menilai keputusan Bupati Danny membuat SK pemecatan Kades Tedeng tidak sesuai aturan yang berlaku,

“Jadi kami masyarakat Adat Desa Tedeng meminta SK yang dikeluarkan oleh bupati harus dicabut kembali, kalau tidak dicabut maka bapak Julis Marau Kepala Insepktur Inspektorat harus keluar dari Desa Tedeng,” kata Donal dalam orasinya.

Donal mengaku rumah adat Wayoli yang dibangun di Desa Tedeng, merupakan hasil patungan dari masyarakat sendiri.

“Masyarakat menduga bahwa SK pemecatan Kades Tedeng itu ditandatangani oleh Pak Julius Marau mengatasnamakan Bupati Halmahera Barat, jadi Bupati segera mengaktifkan Kepala Desa Tedeng kembali,” desaknya.

Massa juga mendesak Bupati Halbar Danny Missy segera mencopot Julius Marau dari jabatanya sebagai Kepala Inspektorat Halbar.

“Kami masyarakat adat Desa Tedeng meminta agar bupati segera copot Julius Marau dari jabatannya,” teriak Donald.

Dalam aksi itu, massa meminta Bupati Halbar segera mengaktifkan kembali Kades Tedeng, Besti Alexander Tan dari jabatanya sebagai. (Ajo)

Pos terkait