Mengenal Sikiba, Maskot KPU di Pilbup Halsel 2020

  • Whatsapp
Uji publik maskot pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Foto: Dahbudin/KabarMalut)

LABUHA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) secara remsi mensosialisasikan dan uji publik maskot pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 mendatang. Sosialisasi digelar di aula KPU ini dihadiri pihak kesultanan dan sejumlah undangan dari tokoh masyarakat.

Maskot yang dipilih KPU dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 mendatang adalah Kera Hitam atau dikenal Yakis Bacan.

Muat Lebih

Ketua KPU Halsel, Darmin Hi Hasim menjelaskan Kera Hitam (Macaca Nigra) adalah jenis primata yang mulai langkah dan terancam punah. Pemerintah Republik Indonesia akhirnya mengeluarkan undang-undang nomor 5 tahun 1999 dan Peraturan Pemerintah nomor 7 tahun 1999 tentang Perlindungan Terhadap Satwa yang mulai terancam punah. Kera hitam ini merupakan satwa indemik Sulawesi Bagian Utara, Kera hitam yang sering disebut monyet berjabul.

Dalam bahasa Inggris primata langka ini disebut dengan beberapa nama diantaranya Calebes, Crested Macaque, Calebes Macaque, Crested Black Macaque, Gorontalo Macaque dan Sulawesi Macaque. Dalam bahas latin, kera hitam  ini diberi nama Macaca Nigra.

“Kera hitam atau Macaca Nigra atau kenal masyarakat Maluku Utara dengan sebutan Yakis ini, merupakan primata yang banyak ditemui di Pulau Bacan Kabupaten Halmahera Selatan,” kata Darmin di hadapan para peserta sosialisasi, Selasa (22/10/2019).

Menurut Darmin, belasan tahun lalu hewan ini masih banyak ditemui dengan jumlah ratusan ekor di pusat Ibu Kota Labuha. Meski ditemukan di Pulau Bacan, namun kera hitam ini bukanlah hewan endemik Pulau Bacan. Konon, diketahui hewan ini dibawa dari Sulawesi Utara pada tahun 1867 sebagai hadiah untuk Kesultanan Bacan.

“Sejak saat itu, pulasi primata hitam ini terus bertambah dan menyebar ke seluruh Pulau Bacan,” jelasnya.

Maskot KPU Sikiba (Foto: Dabhdudin/KabarMalut)

Kera hitam kata Darmin, merupakan jenis primata yang cerdik, lincah dan kompak dalam kerja sama kelompok. Perilaku kera yang selalu berkelompok dalam mencari makanan membuat primata ini sangat disegani oleh hewan-hewan yang lain. Selain kecerdikan yang dimiliki, kera juga salah satu hewan yang sangat bijaksana.

Darmin bilang, KPU memilih kera hitam ini sebagai Maskot di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 mendatang, karena perilaku kera hitam ini dianggap mewakili karakteristik masyarakat Maluku Utara khususnya Kabupaten Halmahera yang dalam kesehariannya selalu mengutamakan kebersamaan atau gotong royong dan bijaksana.

“Maskot berupa kera hitam ini kemudian disepakati dengan nama Sikiba. Si adalah nama yang sering digunakan KPU dalam setiap program atau aplikasi layanan berbasis web yang diluncurkan seperti Sidali (Sistim Daftar Pemilih), Siparmas (Sistim Partisipasi Masyarakat) dan Simpaw (Sistim Layanan PAW Anggota DPRD). Sedangkan Kiba adalah singkatan dari Yakis Bacan. Jadi, makot kita namanya Sikiba,” sebut Darmin.

Oleh karena itu, dipilih Sikiba sebagai maskot pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati menjadikan KPU Halsel sebagai penyelenggara kegiatan yang selalu mengutamakan kelompokan tim dalam bekerja. Masyarakat Halsel sebagai pemilih diharapkan selalu bijaksana dalam mengambil keputusan untuk memilih calon pemimpin daerah pemilihan nanti.

Sementara Kordiv Partisipasi Masyarakat KPU Halsel, M Agus Umar mengatakan, sebelumnya KPU memilih burung Bidadari namun tidak dipakai karena sudah ada yang pakai. Kemudian pihaknya memilih ikan namun ikan juga di semua daerah ada ikan.

“Maka kami ramu dan kami sepakati kera. Kita memilih kera sebagai maskot kita, nama maskot itu Sikiba,” pungaks Agus.  (Ajo)

Pos terkait