24 Desa Bermasalah di Pilkades Halut, Panitia Kabupaten Undang Panitia Desa

  • Bagikan
Kepada DPMD Halmahera Utara, Nyoter Koenoe (Foto: Istimewa)

TOBELO – Sebanyak 24 desa di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara, mengajukan aduan ke Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten, terkait dengan permasalahan pada Pilkades serentak yang berlangsung pada 30 September lalu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halut, Nyoter Koenoe mengatakan rata-rata dari 24 desa yang mengajukan aduan kepada Panitia Pilkades Kabupaten, terkait dengan permasalahan ijazah palsu, DPT dan money politik.

“Intinya semua desa yang calonnya keberatan ada sebanyak 24 desa yang mengajukan aduan dengan klasifikasi masalah ijazah palsu, masalah DPT dan masalah money politik,” kata Nyoter kepada KabarMalut, belum lama ini.

Terkait dengan permasalahan tersebut, Panitia Pilkades Kabupaten mengundang Panitia Pilkades, salah satunya Panitia Pilkades Desa Dagasuli Kecamatan Loloda Kepulauan (Lokep), untuk memberikan keterangan pada Selasa (22/10) kemarin.

“Panitia Kabupaten mengundang Panitia Desa untuk memberikan keterangan terkait hal tersebut diatas, setelah semua sudah tercover maka Panitia Kabupaten akan mengambil langkah dan melaporkan kepada  Bupati,” tuturnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut