Bawaslu Halsel Rekrut Panwascam Sesuai Keputusan Ketua Bawaslu RI

  • Whatsapp
Ketua Bawaslu Halmahera Selatan, Kahar Yasin (Foto: Istimewa)

LABUHA – Bawaslu Halmahera Selatan (Halsel) memperketat seleksi pantai pengawasan di tingakt kecamatan, pada pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 mendatang. Hal ini menyusul diterbitkannya keputusan Ketua Bawaslu RI, nomor 0883 tahun 2019 tentang pedoman pelaksanaan pembentukan Panwas Kecamatan (Panwascam).

Ketua Bawaslu Halsel, Kahar Yasin berujar, terkait dengan persyaratan penerimaan Panwascam nanti ada beberapa persyaratan baru, seperti yang tercantum dalam keputusan Ketua Bawaslu RI nomor 0883 tahun 2019. Persyaratan itu diantaranya, Panwascam harus mengundurkan diri dari organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum ketika terpilih, sementara calon Panwascam yang berstatus sebagai ASN harus mendapatkan izin dari atasan langsung dan salah satunya calon Panwascam tidak pernah diberhentikan secara tidak terhormat dari penyelenggara Pemilu oleh DKPP.

Muat Lebih

“Kalau dari Bawaslu calon Panwacam itu tidak diberhentikan dari Bawaslu kabupaten/kota. Dari KPU itu tidak diberhentikan oleh KPU kabupaten/kota,” kata Kahar kepada KabarMalut, Kamis (7/11/2019).

Kahar menambahkan, pada saat  pelaksanaan tes tertulis Panwascam dilaksanakan dengan sistem online, dan kalau pun terdapat kendala jaringan maka Pokja dapat melaksanakan tes tertulis secara cetakan.

“Terkait dengan tes tertulis Bawaslu Halamahera Selatan akan berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi,” sebut Kahar.

Menurut Kahar, tahapan pembentukan Panwascam diawali dengan sosialisai dan pengumunan pendaftaran dimulai tanggal 13-26 November 2019 dan pelantikan pada tanggal 20 Desember 2019.

“Semua kami lakukan sesuai tahan yang telah ditetapkan dan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (*)

Pos terkait