Polisi Tangkap Tiga Perampok Uang Rp 325 Juta Milik WNA di Ternate

  • Whatsapp
Kapolres Ternate, AKBP Azhari Juanda saat memperlihatkan ketiga tersangka perampokan beserta barang bukti (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Satuan Reserse Kriminal (Sat-Reskrim) Polres Ternate, berhasil menangkap tiga pria yang terlibat dalam kasus perampokan uang sebesar Rp 325 juta, milik seorang Warga Negara Asing (WNA) asal India yang mendiami Kota Ternate. Ketua tersangka tersebut masing-masing berinisial ST, RM dan RT.

Kapolres Ternate, AKBP Azhari Juanda mengatakan penangkapan terhadap ketiga pria ini berawal dari laporan seorang WNA asal India berinisial AB pada Senin (4/11). Korban berkepentingan hadir di Kota Ternate untuk berbisnis jual beli rempah-rempah ini mengaku uang miliknya yang ditaruh dalam lemarih di rumah, di Kelurahan Bastiong Karance Ternate, Ternate Selatan hilang dicuri.

Muat Lebih

“Dengan ada laporan dari korban yang datang lapor di SPKT Polres Ternate, langsung ditindak lanjuti oleh Sat-Reskrim, tidak sampai 2 jam penyelidikan langsung berhasil mengamankan tersangka pertama berinisial ST pada Selasa (5/11),” kata Azhari kepada wartawan, Jumat (8/11/2019).

Azhari menjelaskan kronologis berawal pada Senin (4/11) sekitar pukul 22:16 WIT, tersangka ST bersama korban AB sedang berhibur di salah satu hiburan malam. Namun tersangka ST menelpon rekanya RT untuk melakukan perampokan di rumah korban, RT kemudian mengajak tersangka RM untuk sama-sama masuk dan merampok.

“Kedua tersangka RT dan RM ini bertemu dan membeli satu buah obeng dan langsung menuju rumah korban dan membuka pintu Ruko dan langsung naik di lantai II menuju kamar korban untuk mengambil uang korban yang berada dengan tas hitam di dalam lemari, langsung kedua tersangka (RT dan RM) ini membawa kabur uang tersebut,” ujaranya.

Korban mengetahui uangnya hilang setelah balik ke rumah dan mengecek ke dalam lemari, namun uang tersebut sudah tidak ada sehinga melaporkan ke SPKT Polres Ternate. Tak butuh waktu lama, sekira dua jam lamanya melakukan penyelidikan, ST pun langsung ditangkap.

“Hasil introgasi yang mana pada malam ini bersama korban di tempat hiburan, tersangka ST mengaku telah menelpon kedua rekanya untuk masuk di rumah korban.  Dari situlah anggota langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap kedua tersangka RT dan RM di Kota Tobelo langsung dibawah ke Polres Ternate,” terangnya.

Dari ke tiga tersangka ST, RT dan RM, Polisi berhasil menyita Barang Bukti (BB) berupa uang tunai sebesar Rp 290,5 juta beserta 2 handphone, buku tabungan, obeng dan tas hitam.

Kapolres menyampaikan motif tersangka ST yang pada malam itu bersama korban di tempat hiburan dan ST ini bekerja di rumah korban dan dari hasil pengakuan ST bahwa bosnya (ab) ini pelit, sehingga ST melakukan niat pencurian. Untuk tersangka RT dan RM pengakuan mereka terlilit hutang sehingga tertarik lakukan pencurian.

“Dari uang sebesar Rp 325 juta yang dicuri oleh ketiga tersangka, hasil pemeriksaan uang ini sebagian sudah dipakai oleh ketiga tersangka yakni sebesar Rp 19,5 juta,” cetusnya.

Ketiga tersangka dijerat dengan pasal pencurian dan pemerasan 363 dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun penjara. (*)

Pos terkait