Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Sekolah di Halsel Sehari Belajar di Luar Kelas

  • Whatsapp
Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba dan Kepala Dikbud Nurlaila Muhammad saat bermain bersama peserta didik di luar kelas (Foto: Istimewa)

LABUHA – Dalam rangka memperingati Hari Anak Universal atau Universal Children’s Day, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Surat Edaran untuk seluruh sekolah yang ada di Halsel, mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, MTS/SMP untuk melaksanakan sehari belajar di luar kelas. Hal ini menindaklanjuti surat dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Hari Anak Universal diperingati setiap tanggal 20 November. Kegiatan sehari belajar di luar kelas ini dilaksanakan secara serentak  di seluruh Indonesia pada satuan pendidikan, termkasud di Halsel yang berlangsung pada hari ini,  Kamis (7/11/2019).

Muat Lebih

Pelaksanaan sehari belajar di luar kelas dilakukan dalam upaya memenuhi, menjamin dan melindungi hak anak agar perlu memastikan bahwa satuan pendidikan mampu mengembangkan bakat dan kemampuan anak melalui Sekolah Ramah Anak.

Bupati Halsel, Bahrain Kasuba didampingi Istri yang juga selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nurlela Muhammad serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, H Aisyiah Badaruni, Kepala Dinas Kesehatan, Ahmad Radjak dan Kepala BPBD Halsel Daud Djubedi,  hadir dan ikut melihat siswi-siswi beraktifitas sehari  belajar di luar kelas.

Pada kesempatan itu, Bupati Bahrain Kasuba mengatakan bahwa, anak merupakan amanah dan anugerah Tuhan yang Maha Esa yang memiliki potensi tidak hanya pada dirinya sendiri, maupun keluarga, masyarakat dan bangsa. Tetapi menurutnya, anak merupakan generasi penerus dan pilar bangsa, dimana dalam dirinya melekat harkat dan martabat serta hak-haknya sebagai bagian dari hak manusia yang tidak bisa dicabut oleh siapapun.

Seperti yang diketahui, lanjut Bahrain, Pemerintah melalui Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah mendesain dan mensosialisasikan sebuah sestim dan hak-hak yang terintegrasi bersama Kementerian Pendidikan yang berkelanjutan dengan mengembangkan Sekolah Ramah Anak ini yang nantinya dapat mewudujkan sekolah kabupaten/kota Ramah Anak, salah satunya Program Ramah Anak.

“Sekolah Ramah Anak merupakan sekolah yang secara sadar berupaya dan menjamin serta memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggung jawab,” ungkap Bahrain saat memberikan sambutan di SMP Alkhairat Labuha.

Bupati juga mengatakan bahwa dalam usaha mewujudkan Sekolah Ramah Anak perlu didukung oleh berbagai pihak antara lain, keluarga dan masyarakat yang sebenarnya merupakan pusat pendidikan terdekat anak, lingkungan yang mendukung dan memberikan perlindungan bagi anak merasa nyaman dan aman akan sangat cepat berproses mencari jati diri. Untuk itu peran dari keluarga di sekolah sangat diharapkan agar terwujudnya Sekolah Ramah Anak di Kabupaten Halsel, yang nantinya akan melahirkan generasi yang berkarakter dan berbudi pekerti yang luhur.

Pecanangan dan Deklarasi Sekolah Ramah Anak ini yaitu harus ada kordinasi antara stakeholder, dinas terkait atas hak-hak dan pemenuhan anak harus dilakukan secara berkesenambungan dan berkelanjutan dan dipastikan tidak ada satupun anak di Kabupaten Halsel yang tertinggal dalam pemenuhan hak-hak dasar mereka.

“Saya sangat berharap penguatan istimininasi antara stakeholder dapat terus ditingkatkan dan dapat terus melakukan kordinasi secara rutin, karena anak adalah infestasi kita di masa depan, sehingga menjadi kewajiban kita bersama untuk menjadikan anak Indonesia khususnya anak-anak di Kabupatn Halsel lebih berkualitas karena mereka akan menjadi generasi pembangunan dimasa depan,” harapnya.

Orang nomor satu di Halsel ini mengajak seluruh orang tua, serta para guru-guru agar dapat mendukung Kreatifitas yang dibuat anak-anak.

“Sesibuk apapun dapat luangkan sedikit  waktunya untuk bapak ibu, agar mendampingi dan mendidik mereka, sehingga mereka dapat memiliki berbagai tingkat kecerdasan,” pinta Bahrain.

Sebelum menutup sambutannya Bupati berpesan kepada para anak-anak ini agar selalu berekspnsi dan dapat menunjukan bahwa anak-anak Halsel luar biasa karena semuanya, nanti akan menjadi generasi penerus pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Halsel, di kanca nasional maupun internasional.

Pada kesempatan itu Bupati dan istri  juga ikut melakukan Pencanangan dan Deklarasi Sekolah Ramah Anak serta ikut menari tarian Togal dan Cakalele bersama siswa/siswi di sekolah yang dikunjungi.

Adapun sekolah yang kunjungi oleh Bupati Halsel dan rombongan, antara lain, SMP Alkhairat, SD 2 Halsel, SMP 1 Halsel,  SD Insan Kamil, SMP 6, PAUD Anggerek, SD Kupal, SMP Gandasuli serta SD Panamboang. (*)

Pos terkait