Pekerjaan Laboratorium SMK 8 Halteng Diduga Bermasalah

  • Bagikan
Pekerjaan laboratorium SMK Negeri 8 Halteng yang baru sebatas pondasi (Foto: Istimewa)

TERNATE – Pembangunan gedung laboratorium SMK Negeri 8 Kabupaten Halmehara Tengah (Halteng) diduga bermasalah. Pasalnya hingga kini gedung tersebut baru sebatas pondasi atau baru 10 persen pekerjaan.

Salah satu sumber mengaku, hasil pemantauan tim Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Provinsi Maluku Utara, ditemukan progres pekerjaan bangunan laboratorium baru sebatasa pekerjaan pondasi.

“Padahal sisa waktu tinggal 1 bulan akhir tahun anggaran 2019. Kegiatan pekerjaan pembangunan gedung laboratorium SMK Negeri 8 dengan anggaran sebesar Rp 340 juta,” kata sumber yang enggan dipublis namanya ini kepada KabarMalut, Minggu (10/11/2019).

Menurutnya, pekerjaan dilakukan oleh mantan Kepala Sekolah (Kepsek) SMK 8 Halteng, Sudarwan Ilyas yang kini sudah bertugas di Dikjar Maluku Utara.

“Tidak hanya itu, Sudarwan juga menerima paket pekerjaan sarana sanitasi sekolah dengan alokasi dana sebesar Rp 240 juta dan pekerjaannya juga sampai saat ini tidak selesai dilaksanakan,” terangnya.

Mantan Kepsek SMK Negeri 8 Halteng, Sudarwan Ilyas saat dikonfirmasi mengaku pekerjaan bangunan laboratorium dan pembangunan sanitasi, progres pekerjaan tersebut sesuai dengan progres pencairan anggaran.

“Tahap pertama tersebut disuruh menyesuaikan pekerjaan 40 persen, pekerjaan itu dilaksanakan oleh panitia pembangunan sekolah SMK Negeri 8,” singkatnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut