Disperindagkop Morotai Akui Hasil Tes Dugaan Telur Palsu Negatif

  • Bagikan
Pihak Perindakop, BPOM, Kepolisian dan Pertanian Peternakan saat melakukan pemeriksaan di salah satu pedagang telur di Pasar Gotalamo Pulau Morotai (Foto: Istimewa)

DARUBA -Dinas Perindustri Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Pulau Morotai, mengakui hasil tes dugaan adanya telur palsu yang berdar di Pasar Gotalamo yang dilakukan Loka Pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah negatif. 

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Pulau Morotai, Hamima Hamisi mengatakan berawal dari pihaknya menerima laporan dari salah satu warga pada 8 November 2019, yang mengaku membeli telur yang berada di Pasar Gotamalamo diduga sebagai telur palsu.

“Kita turun setelah laporan dari tanggal 8 November, ditemukan hanya kulit telur dan dibawakan ke kita. Kita bersama pihak Kepolisian, BPOM dan Pertanian Perternakan langsung ke lapangan,” ungkap Hamima ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/11/2019).

Setelah itu, telur yang diduga palsu diambil sampel kulitnya untuk dilakukan uji laboratorium. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan nomor PY.08.160.11.19.106 tanggal 11 November 2019, hasilnya negatif telur palsu atau positif telur asli. Meski begitu, dalam surat tersebut BPOM tidak merinci hasil yang ditemukan.

“Jadi informasi telur palsu yang beredar di masyarakat Morotai baru-baru ini hasilnya positif telur. Namun dalam surat resmi tersebut tidak dicantumkan rincian hasil laboratorium pemeriksaan,” terangnya.

Terpisah, Kepala Loka BPOM Pulau Morotai, Sjafri Ahmad saat dikonfirmasi mengaku masih belum mengetahui hasil pemeriksaan dimaksud.

“Nanti saya tanyakan dulu ke pengujian ya,” singkat Sjafri. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut