Suami Bos PT Karapoto Ditangkap, Nasabah Datanggi Polda Malut

  • Whatsapp
Nasaba investasi bodong PT Karapoto Teknologi Finansial saat mendatangi kantor Dit-Reskrimsus Polda Maluku Utara (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Mendengar kabar suami bos PT Karapoto Teknologi Finansial, Adriansyah ditangkap anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit-Reskrinsus) Polda Maluku Utara (Malut). Para nasaba mulai datanggi kantor  Dit-Reskrimsus. Para nasabah yang mengatas namakan tim 10 ini langsung menemui penyidik Dit-Reskrinsus untuk meminta bertemu dengan Adriansyah.

Salah satu Nasabah PT Karapoto, Agil Husain mengatakan kedatangan tim 10 hanya memastikan kalau suami bos perusahan investasi bodong sudah ditangkap pihak Kepolisian.

Muat Lebih

“Kami hanya memastikan kalau Adriansyah sudah ditangkap Polisi,” kata Agil kepada KabarMalut, Senin (18/1/2019).

Agil menambahkan, tim 10 juga meminta kepada penyidik untuk bertemu langsung dengan Adriansyah untuk mempertanyakan uang miliaran rupiah milik para nasabah dikemanakan.

“Kami ingin bertanya, uang sebanyak itu dikemanakan, harus dijelaskan secara detail, tidak mungkin uang sebanyak itu dia raib seketika,” jelasnya.

Pihaknya tidak yakin uang miliaran rupiah tidak dinikmati suami bos PT Karapoto dan kami berharap seluruh uang nasabah harus dikembalikan.

“Kami tidak yakin, uang itu tidak diberikan kepada Adriansyah, kami harap uang kami dikembalikan,” kata Agil sambari menyebutkan uangnya sebanyak Rp 1 miliar diinvestasikan ke PT Karapoto.

Sementara itu, Direktur Reskrimsus Polda Malut AKBP Alfis Suaili membenarkan adanya nasabah PT Karapoto mendatangi kantornya, bahkan ada yang menelpon penyidik menanyakan keberadaan suami bos PT Karapoto yang telah ditangkap jajarannya.

“Iya benar, ada nasabah PT Karapoto yang datang ke sini (kantor), dan bahkan ada yang menelpon ke penyidik,” akunya.

Alfis mengaku jika dalam pemeriksaan sudah mencukupi bukti, pihaknya langsung melimpahkan tersangka ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut.

“Jika buktinya sudah terpenuhi, sesegera mungkin dilimpahkan,” tegasnya. (*)

Pos terkait