HMI Tikep Duga Polda Malut Tak Serius Proses Kasus Kades Maregam

  • Bagikan
Pengurus HMI Cabang Tidore Kepulauan, Rasni Samma (Foto: Istimewa)

TERNATE –  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Tidore Kepulauan (Tikep) mempertanyakan kinerja penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit-Reskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut), terkait kasus Kepala Desa (Kades) Maregam, atas perbuatannya yang diduga merekam sejumlah orang sedang mandi di rumah kontrakan yang terletak Kelurahan Kota Baru Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.

Pengurus HMI Cabang Tikep, Rasni Samma menuturkan dirinya menduga Polda Malut tidak terlalu serius menangani kasus keperempuanan di Malut.

“Setelah pelaku memberikan barang bukti ke Polda Malut kami melihat sampai sejauh ini tidak ada proses penahanan terhadap pelaku, untuk itu kami menduga Polda tidak serius menangi masalah perempuan ini,” kata Rasni kepada KabarMalut, Rabu (20/11/2019).

Rasni menambahkan, persoalan perempuan ini adalah persoalan yang seharusnya ditangani serius dan ditindak sesuai hukum yang berlaku, sehingga mejadi pelajaran bagi yang lain. Oleh karena itu, dirinya meminta kepada Polda Malut agar segera memproses kasus ini hingga ke pengadilan secepatnya.

“Persoalan ini adalah persoalan amoral yang tidak ada kata maaf, yang ada hanyalah kata tindak buat pelaku sesuai denga peraturan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Lebih lanjut kata Rasni, pihak Pemerintah Kota Tidore dalam hal ini Walikota Ali Ibrahim agar segerah menurunkan pejabat sementara di Desa Maregam untuk melakukan pelayanan terhadap masyarakat, mengingat pelaku perekaman video tanpa izin ini adalah Kepala Desa yang saat ini diperiksa di Polda Malut.

“Walikota Tikep agar secepatnya menurunkan pejabat sementara di Desa Maregam untuk melakukan pelayanan terhadap masyarakat, karena masyarakat membutuhkan pelayanan dan Kepala Desa saat ini telah melakukan tindakan amoral dan masih diproses di Polda,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut