Kejati Siap Lidik Jalan Lapen Lokep Jika Ada Laporan

  • Bagikan
Kasi Penkum Kejati Maluku Utara, Apris Risman Ligua (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) siap menyelidiki proyek pekerjaan peningkat struktur jalan (Lapen) di Desa Dama ke Desa Cera, Kecamatan Loloda Kepulauan  (Lokep) Kabupaten Halmehara Utara (Halut) yang  diduga bermasalah tahun anggaran 2017 senilai Rp 18,7 miliar, jika ada laporan masyarakat.

“Kasus jalan Lokep, jika ada masyarakat yang  melaporkan ke Kejati secara bertanggung jawab kami bakal tindak lanjuti,” kata Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua kepada KabarMalut, Minggu (24/11/2019).

Apris menambahkan, kasus tersebut Kejati bakal memproses, namun dalam kasus itu pihak Kejati bakal dilihat dulu apakah dalam kasus itu ada indikasinya atau tidak.

“Jika masyarakat setempat yang melaporkan dan ada bukti-bukti lengkap itu ditindak lanjuti, namun semua itu tergantung dari pimpinan, tindakan apa yang bakal dilakukan,” tuturnya.

Sekedar diketahui, proyek yang dikerjakan oleh PT Cipta Aksara di tahun anggaran 2017 dengan menghabiskan anggaran yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 18,7 miliar.

Proyek ini milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara itu, mulai mengalami kerusak meski baru dibangun pada tahun 2017. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut