Polisi Terus Dalami Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Bandara Oesmen Sadik

  • Bagikan
Direktur Reskrimsus Polda Maluku Utara AKBP Alfis Suhaili (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit-Reskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut) terus mendalami dugaan korupsi anggaran pembebesan lahan Bandara Oesmen Sadik Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) senilai Rp 6 miliar tahun 2018.  Hingga sejuah ini, penyidik telah turun ke lapangan untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket).

Ditrektur Reskrimsus Polda Malut, AKBP Alfis Suhaili mengatakan personelnya sudah turun ke lapangan namun secara detailnya mengambil keterangan beberap orang belum diketahui.

“Yang jelas orang, barang, kita akan lakuan pemeriksaan sesuai objek yang disangkakan. Status dugaan kasus ini dalam penyelidikan,” kata Alfis kepada KabarMalut, Selasa (26/11/2019).

Alfis juga menuturkan terkait audit kerugaian dalam permasalahan ini akan segera dihitung. Akan tetapi,  sebelum dilakukan penghitung kerugian negara, terlebihdahulu dilakukan proses pemeriksaan sehingga nanti terdapat persamaan atau tidak.

“Nanti dihitung bersama tim investigasi, tapi dilakukan dulu penyelidikan atau pemeriksaan sesuai objek yang disangkakan,” tandasnya.

Sekedar diketahui, perluasan runway Bandara Oesman Sadik akan dilakukan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Dari panjang awal 1.650 meter, rencananya runway bakal ditambah panjangnya 850 meter. Itu berarti, ketika pembangunan selesai, Oesman Sadik akan memiliki landasan sepanjang 2.500 meter yang memungkinkan mendaratnya pesawat berbodi besar.

Selama ini, bandara yang terletak di Desa Hidayat, Kecamatan Bacan itu baru bisa didarati pesawat bertipe ATR. Sebelumnya, Pemkab menyatakan kesiapan menyediakan lahan untuk perluasan tersebut. Bahkan  APBD 2018 telah dianggarkan dana sebesar Rp 6 miliar untuk pembebasan lahan. Namun belakangan tampaknya tak ada tanda-tanda pembebasan hingga April berjalan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut