Rakerta III Pemuda GMIH Dihelat

  • Bagikan
Suasana Rakerta ke III Pemuda GMIH tahun 2019 (Foto: Hasrul/KabarMalut)

MABA – Rapat Kerja Tahunan (Rakerta) ke III Pemuda Gereja Masehi Injil Halmahera (GMIH) tahun 2019 digelar mulai Selasa (26/11/2019), bertempat di Gereja Maranatha Desa Waijoi, Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara.

Kegiatan yang melibatkan semua perwakilan pemuda GMIH se-Maluku Utara itu mengangkat tema ‘Aku Adalah Yang Awal dan Terakhir’. Selain dihadiri para petinggi GMIH, juga dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Haltim, Ailen Goeslaw mewakili Bupati Haltim Muhdin Ma’bud.

Ailen Goeslaw saat membacakan sambutan Bupati Haltim menyampaikan kegiatan Rakerta Pemuda GMIH  yang di laksanakan harus di jadikan sebagai momentum kebangkitan pemuda dengan mendorong peran peran pemuda GMIH dalam berkonstribusi dalam pembangunan daerah.

“Hal itu harus diboboti dalam rapat kerja berupa program kerja nyata yang berkonstribusi bagi pembagunan di halmahera Timur dan maluku utara pada umumnya,” ungkapnya.

Dikatakan sebagaimana Tema Kegiatan ‘Aku Adalah Yang Awal dan Akhir’ harus dijadikan sebagai dasar  semangat dari pemuda untuk ber Rakerta, sebagai bentuk ketegasan dari Allah kepada kita bahwa dia adalah Tuhan yang awal dan akhir.

“Dengan kata lain, kita melibatkan Tuhan bukan saja dalam proses perencanaan tetapi juga dalam pelaksanaan program, evaluasi dan pertangungjawaban yang kita lakukan,” terangnya.

Lanjut dia, Pemuda GMIH sebagai bagian dari generasi bangsa memiliki tanggung jawab dan beban yang sangat berat dengan permaslaahn yang kompleks dalam era milenial ini. Untuk itu kecepatan bekerja, kemampuan inovasi dan adaptasi diperlukan bagi pemuda gereja agar bisa merespon kecepatan informasi dan perubahan-perubahan sosail yang terjadi.

“Pemerintah daerah sebagaimana Undang-Undang nomor 40 tahun 2009 tentang Pemuda, tentunya akan menyediakan ruang bagi pemuda untuk membangun penyadaran pemuda, pemerdayaan dan potensi pemuda,” katanya.

Wakil Bupati 2 periode itu juga berharap dengan adanya peran pemuda diharapkan pemuda GMIH bisa menjadi kekuatan kontrol sosial, agen perubahan dan agenda-agenda sosial kedepan dalam hal mengisi pembangunan Halmahera Timur kedepan dan Maluku Utara.

“Dengan demikian pemuda bisa menjadi mitra strategis oleh pemerintah dalam mengisi pembangunan kedepannya, baik di Haltim maupun Maluku Utara kedepannya,” pungkasnya.

Korda GMIH Maluku Utara, Pdt Imanuel Sale (Foto: Hasrul/KabarMalut)

Semangat itu, Korda GMIH Maluku Utara, Pdt Imanuel Sale dikonfirmasi mengatakan dalam Rakerta yang membahas program kerja, kedepan yang menjadi fokus adalah mendorong program-program yang bersifat pemberdayaan pemuda berorientasi nasionalisme dengan tetap membangun kemitraan dengan semua pihak tidak terkecuali pemerintah daerah.

“Kita berharap agar ada sinergitas dengan pemerintah daerah dalam hal pengembagan potensi pemuda, dengan tetap mendukung program pemerintah dalam upaya kesejahteraan masyarakat dan pengebangan potensi pemuda kedepannya,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Rakerta ke III, Set flori mengaku kegiatan dihadiri oleh 76 hemat dari seluruh gereja di Maluku Utara dengan peserta sebanyak 200 orang lebih.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari kedepan, harapan kita agar Rakerta bisa menghasilkan program-program tebaik untuk pemuda gereja kedepannya,” singkatnya menutup. (*)

 

Rakerta Ke III Pemuda GMIH

Korda Pemuda GMIH, Pdt Imanuel Sale,

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut