Kuker ke SMK N 2 Sanana, Malik Silia Temukan Sejumlah Keluhan

  • Whatsapp
Anggota Komisi IV DPRD Maluku Utara, Malik Silia (Foto: Ilham/KabarMalut)

SANANA – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara (Malut), Malik Silia melakukan kunjungan kerja (Kuker) di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul). Ditemani Wakil Bupati Kepsul, Zulfahri Abdullah Duwila, politisi PKB ini mengunjungi SMK Negeri 2 Sanana, Selasa (3/12/2019).

Di sekolah tersebut, Malik mendapat sejumlah keluhan baik berupa masalah maupun kekurangan fasilitas sekolah yang disampaikan para siswa-siswi serta guru. Salah satu masalah yang menjadi perhatian yakni dugaan terjadinya kekerasan fisik yang dilakukan oleh mantan Kepala Sekolah (Kepsul) terhadap sejumlah siswa.

Bacaan Lainnya

“Saya ditampar dan dua teman  saya yang cewe diludahi wajahnya dan teman-teman lain juga mengalami hal yang sama,” kata salah satu siswa terhadap Malik Silia dan Wakil Bupati Kepsul.

Oknum Kepsek tindak kekerasan itu telah diganti setelah sebelumnya siswa sepakat gelar aksi penolakan Kepsek pada pekan lalu.

Pose bersama Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara, Malik Silia dengan Wakil Bupati Kepulauan Sula, Zulfahri Abdullah Duwila serta para guru SMK Negeri 2 Sanana (Foto: Ilham/KabarMalut)

Sementara masalah lain yang dikeluhkan guru yakni kekurangan fasilitas belajar seperti tidak adanya laboratorium, bahkan guru honor yang gajinya tidak diberikan secara keseluruhan.

Menangapi keluhan tersebut, Seketaris DPW PKB Malut ini mengaku bakal menindaklanjuti dengan berkoordinasi kepada dinas terkait yakni Dinas Pendidikan Malut.

“Saya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan untuk penuntasan masalah soal data serta hal-hal sekolah yang  belum berpindah tangan ke kepala  sekolah baru termasuk satu unit Laptop yang berisi data-data sekolah,” kata Malik.

Tak hanya itu, Malik juga menegaskan bahwa UPTD Dinas Pendidikan di Kepsul ini perlu dievaluasi, sebab sangat tidak berperan.

Terpisah Wakil Bupati Kepsul, Zulfahri Abdullah Duwila juga menyampaikan kepada pihak sekolah, baik siswa dan para guru bahwa pihaknya akan berupaya agar masalah ini bisa selesai dan siswa mendapat pelayanan pendidikan yang baik. (*)

Pos terkait