Wabup Kepsul Angkat Bicara Soal Pembangunan Masjid Pohea Terbengkalai

  • Bagikan
Wakil Bupati Kepulauan Sula, Zulfahri Abdullah Duwila (Foto: Ilham/KabarMalut)

SANANA – Wakil Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Zulfahri Abdullah Duwila angkat bicara soal pembangunan Masjid Pohea yang terbengkalai. Masjid yang dianggarkan secara bertahap dari tahun 2016 hingga 2019 itu kini tak bisa difungsikan.

Zulfahri menyayangkan anggaran sebanyak Rp 4 miliar telah habis tapi pembangunan tidak sebanding dengan besarnya anggaran, apalagi ada tambahan anggaran sebeaar Rp 300 juta lagi nanti. Namun lantai dua Masjid Pohea nyaris ambruk hingga masyarakat yang sebelumnya sudah sempat memanfaatkan untuk  beribadah kini tidak lagi memanfaatkan masjid belum rampung itu.

“Harusnya anggaran sebanyak itu berbanding lurus dengan pencapaian pembangunan, bukan malah sebaliknya,” kata Zulfahri saat diwawancarai sejumlah wartawan, Selasa (3/12/2019).

Tak hanya itu,  Zulfahri juga ingatkan Inspektorat, jika ada temuan atas pembangunan dimaksud maka  segera  diaudit, kalau benar merugikan keuangan negara maka hentikan penganggaran dan selesaikan masalah hukumnya dulu.

Ia juga menyampaikan, dalam rapat bersama, ia telah menyampaikan ke Dinas  PU untuk kedepan untuk anggaran suatu pembangunan jangan pakai anggaran tahapan, harus diplot dalam satu  tahun anggaran agar terkontrol dan tertanggungjawab.

“Karena jika bertahap bisa jadi kontraktor berbeda-beda dan jika terjadi masalah akan saling lempar batu,” terangnya.

Terpisah Kepala Desa Pohea Rudi Duwila juga berharap, pemerintah seriusi pembangunan masjid Pohea tersebut, sebab kapasitas masjid lama tidak dapat menampung jamaah dengan jumlah banyak. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut