Hendak Ambil Bambu, Warga Gotalamo Temukan Kerangka Manusia

  • Bagikan
Tengkorang manusia yang ditemukan warga Gotalamo (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Seorang warga Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai yakni Sibli Lotar (35), sekira pukul 16:00 WIT  menemuka tulang kerangka manusia ketika hendak mengambil bambu di kebun.

Sibli mengaku ketika dirinya bersama Ei hendak mengambil bambu untuk pembuatan pagar di kebun, tetapi tak jauh dari lokasi bambu ditemukan tulang kerangka manusia.

“Saya suru tetangga kebun bernama Ei antar untuk mengambil bulu (Bambu) pas sampai tempat untul ambil bulu saya dapat tengkorak,” ungkap Sibli kepada KabarMalut, Rabu (4/12/2019).

Awalnya Sibli mengira tenggorak tersebut merupakan kerangka perang dunia kedua sehingga membawa pulang ke rumah untuk menakuti-nakuti orang. Tetapi sesampai di rumah, ternyata tengkorak tersebut masih terdapat gigitnya sehingga langsung menelpon salah satu kawannya bernama Rahmat Bilo untuk melaporkan ke Polisi.

“Pas saya dapat ini saya kaget, langsung sudah tidak lagi potong bulu (Bambu) dan suru ade Ei tikam dengan bulu baru bawa ke rumah,” ungkap Sibli.

Aparat Kepolisian dari Polres Pulau Morotai ketika melakukan Olah TKP (Foto: Fizri/KabarMalut)

Sementra itu,  Kasat Reskrim Polres Morotai IPTU Lewangga Y.P Tandungan mengaku langsung menerjunkan anggota ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) ketika mendapat laporan warga terkait temuan kerangka manusia. Selanjutnya anggota langsung melakukan olah TKP untuk kepentingan penyelidikan.

“Kita melakukan penyelidikan dulu, karena kan namanya temuan mayat itu kan bisa berbagai alasan,” terangnya.

Hingga kini jenis kelamin dari tulang kerangka manusia itu belum bisa dipastikan bakal dikirimkan laboratorium forensik untuk meneliti.

“Sementra ini masih dugaan kerangka manusia nanti kita coba lihat upayakan untuk kirim ke laboratorium forensik supaya bisa dikethui usia kerangkanya, saat kami lakukan olah TKP karena ini bisa bukan terjadi pembunuhan, bisa pembunuhan, bisa mati karena sakit tapi yang paling utama kita cari identitasnya dulu,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut