DPRD Pulau Morotai Setuju Rp 58 M Untuk Bangun Masjid Raya dan Gedung Islamic Center

  • Bagikan
Kepala Bappeda Pulau Morotai, Abjan Sofyan (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai menyetujui anggaran senilai Rp 58 miliar untuk pembangunan Masjid Raya dan Gedung Islamic Center pada APBD 2020 mendatang.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pulau Morotai, Abjan Sofyan mengaku anggaran senilai Rp 58 miliar hanya difokuskan pada pembangunan Masjid Raya dan Gedung Islamic Center. Dengan begitu maka rencana pembangunan asrama haji, manasik haji (Ka’bah), pesantren, base camp dan sejumlah bangunan lainnya belum akan dilakukan karena bakal menelan anggaran hingga ratusan miliar rupiah.

“Untuk saat ini kami hanya fokus dua bangunan saja yaitu Masjid Raya sama Gedung Islamic Center, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah yang disetujui oleh DPRD Morotai Rp 58 miliar,” ungkap Abjan kepada wartawan di ruang kerjanya Senin (9/12/2019).

Menurut Abjan, target Bupati Benny Laos sebelum masa jabatan berakhir di tahun 2022 medatang, pembangunan Masjid Raya dan Gedung Islamic Center serta lainnya sudah harus selesai, namun dilihat lagi dengan kemampuan keuangan daerah sehingga lebih difokuskan ke masjid dan islamic center.

“Untuk konstruksi bangunan Masjid Raya saat ini kami sudah ubah, dan tidak lagi dilakukan penimbunan lahan yang kemiringan di lokasi bangunan masjid, karena lokasi kemeringan itu kita jadikan plat saja agar bisa dibangun kantor-kantor dan tempat lainnya,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut