Bawaslu Halsel Tetapkan 367 Calon Panwascam Lulus Seleksi Administrasi

  • Bagikan
Rapat pleno penetapan seleksi administrasi Panwascam (Foto: Istimewa) 

LABUHA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan ( Halsel) secara resmi menetapkan 367 calon Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) lulus seleksi administrasi dari 383 yang mendaftar. Sementara 16 peserta lainnya dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pembentukan Panwascam, Kahar Yasim mengatakan bahwa berdasarkan hasil pleno pemeriksaan Pokja telah mengeluarkan Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi bagi calon anggota Panwascam dengan nomor: 03/Pokja/BWS-HS/XII/2019.

Kahar menjelaskan dengan telah dikeluarkannya pengumuman hasil seleksi administrasi calon anggota Panwascam sebanyak 367 orang yang terdiri dari 30 kecamatan yang ada di Halsel, dari total 383 pendaftar, yang tidak lolos berkas sebanyak 16 orang.

“Yang tidak lolos ini dikarenakan pelamar dibawah umur, dan tidak memasukan izin dari atasan langsung,” kata Kahar di kantor Bawaslu Halsel, Rabu (11/12/2019).

Sementara anggota Pokja Rais Kahar berharap kepada masyarakat agar dapat memberi masukan dan tanggapan terkait calon anggota Panwascam yang dinyatakan lolos administrasi, dengan cara mengambil formulir tanggapan di kantor Bawaslu.

“Masukan dan tanggapan masyarakat bisa datang langsung sekretariat kantor Bawaslu jalan Sadar Alam Desa Tomori,” sebut Rais.

Asman Jamel anggota Bawaslu yang juga anggota Pokja Rekrutmen menambahkan penelitian administrasi calon ini telah diumumkan. Dia  mengatakan bagi semua peserta yang dinyatakan lulus admnistrasi agar mempersiapkan diri untuk mengambil nomor tes di kantor Bawaslu Kamis (12/12) dan selanjutnya mengikuti tahapan tes tertulis.

“Untuk tes tulis dilakukan secara online akan dilaksanakan pada tanggal 13 -17 Desember di gedung SMK Informatika  Muhammadiyah Bacan,” singkatnya.

Sementara Anggota Pokja Megawati A Rahman yang juga sebagai operator tes online mengatakan untuk tes terlulis dilaksanakan selama 3 hari. Dan mekanisme pembagian sesi disepakati 6 sesi per harinya.

“Untuk hari pertama karena hari Jumat maka hanya 5 sesi, karena masuk waktu jumat maka kita kurangi untuk hari berikut tetap 6 sesi,” terangnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut