Karhutla di Kepsul Hanguskan Kebun Jambu Mente Warga Dua Desa

  • Bagikan
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kepulauan Sula (Foto: Istimewa)

SANANA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara. Akibatnya, kebun jambu mente milik warga dua desa yakni Desa Wai Ipa dan Desa Umaloya Kecamatan Sanana, hangus dilalap api Senin (9/12).

Meski sejumlah titik api masih terlihat di lokasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepsul baru mengetahui kejadian ini setelah dilaporkan warga setempat.

Kepala BPBD Kepsul, Misbah Wamnebo mengaku baru  mendapat informasi dari warga terkait kebakaran, dan telah melakukan upayah pemadaman api.

“Kebakaran terjadi hari Senin kemarin, hanya saja kami baru dapat informasi dari masyarakat sehingga tindakan  baru kami ambil,” kata Misbah saat dikonfirmasi KabarMalut, Rabu (11/12/2019).

Misbah menyampaikan informasi yang didapat pihaknya, api diduga berasal dari aktivitas pemilik kebun yang  membakar daun jambu mente kering guna membersihkan kebun. Namun api dengan cepat merambat hingga ke lahan lain.

“Berdasarkan hasil koordinasi antara pihak BPBD Kepsul dengan Damkar dan Polhut, dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi serta puluhan petugas. Tapi karena TKP  tidak dapat dijangkau langsung dengan mobil, maka petugas dan warga setempat beraksi manual dengan mengambil air yang disiapkan mobil Damkar untuk dibawah mendaki gunung dengan menggunakan gelon,” jelasnya.

Terpisah,  salah satu  warga Desa  Wai, Junaidi membenarkan bahwa kejadian tersebut disebabkan kelalaian warga yang bermaksud membersihkan lokasi perkebunannya dengan  cara membakar dedaunan kering. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut