Polda Malut Hentikan Dugaan Pencamaran Nama Baik Oleh Bupati Halut

  • Bagikan
Kabag Wasidik Dit-Reskrimum Polda Maluku Utara, AKBP Hengky Setiawan (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE РDirektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara (Malut), akhirnya menghentikan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Bupati Halmahera Utara (Halut) Frans Manery, terhadap  mantan Manager Sossial Performance bidang Pengelolaan CSR PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) Ajarani Mankujati.

“Dari hasil gelar peraka yang kita laksanakan pada minggu lalu, dari hasil gelar perkara tersebut kasus ini bukan merupakan suatu tindak pidana, karena surat dari bupati kepada PT NHM itu merupakan surat spein ke Bupati,” kata Kabag Wasidik Dit-Reskrimum Polda Malut, AKBP Hengky Setiawan kepada KabarMalut, Kamis (12/12/2019).

Hengky menunturkan, untuk menggugat surat tersebut pelapor Ajarani Mankujati bersama dengan kuasa hukum bisa menggugat melalui peradilan ke tata usaha negara, karena ini bersifat hukumat adimistrasi, kasus tersebut tidak masuk dalam unsur pencemaran nama baik maupun fitnah.

“Sesuai dengan hasil gelar perkara, hari ini kami sudah layangkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) pada pihak pelapor bahwa intinya kasus tersebut kita hentikan dalam penyelidikan dan keseluruhan bukan merupakan tindak pidana, sehingga kasus ini tidak bisa dinaikkan ke tahap penyidikan,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut