10 Hari Polda Malut Gelar Operasi Lilin

  • Bagikan
Kapolda Malut Brigjen Pol Suroto dan Danrem 152/Babullah Kolonel Inf Endro Satoto saat mimipin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Lilin tahun 2019 di lapangan Ngara Lamo Kelurahan Soa Sio (Foto: Istimewa)

TERNATE – Untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan pengamanan, soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan hari raya natal 2019 dan tahun baru 2020 (Nataru), Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) bersama Korem 152/Babullah menggelar Operasi Lilin selama 10 hari.

“Dalam pelaksanaan Operasi Lilin tahun 2019 merupakan operasi Kepolisian terpusat yang akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai hari Senin tanggal 23 Desember 2019 sampai tanggal 1 Januari 2020,” ungkap Kapolda Malut Brigjen Pol Suroto saat mimipin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Lilin tahun 2019 di lapangan Ngara Lamo Kelurahan Soa Sio, Kamis (19/12/2019).

Suroto mengaku dalam Operasi Lilin nanti, fokus pengamanan pada sejumlah objek yakni gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara.

“Dalam operasi akhir tahun ini, strategi pengamanan diterapkan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dengan didukung kegiatan intelijen, berupa deteksi dini dan deteksi aksi, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional,” jelasnya.

Berdasarkan prediksi intelijen, terdapat 12 potensi kerawanan yang harus diantisipasi, yaitu aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi, sweeping ormas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar kebakaran akibat petasan dan pesta narkoba ataupun minuman keras.

“Berkaitan dengan hal tersebut, seluruh Kasatwil harus dapat bersinergi dengan stakeholder terkait untuk menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan menerapkan strategi yang tepat guna mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada sesuai dengan karakteristik kerawanan masing-masing daerah,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, hadir dalam upacara tersebut,  Danrem 152/Babullah, Pejabat Utama (PJU) Polda Malut, jajaran Korem 152/Babullah, unsur Forkompimda, para pimpinan lembaga/instansi lainnya serta personil gabungan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut