Soal Dugaan Korupsi Anggaran Koperasi PDAM Ternate, Polisi Tunggu Data dari Pelapor

  • Bagikan
Kasat Reskrim Polres Ternate AKP Riki Arinanda (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Terkait kasus dugaan korupsi anggaran Koperasi Karyawan Tirta Dharma di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate tahun 2013-2017,  tim penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat-Reskrim) Polres Ternate hingga kini masih menunggu hasil laporan dara-data pendukung dari pelapor yakni Makmur Husain.

“Jadi intinya Polisi sementara menunggu dari pelapor saja, hasilnya bakal disampaikan apa kendalanya karena yang menyiapkan data-datanya adalah pelapor,” kata Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Riki Arinanda kepada kabarMalut, Minggu (22/12/2019).

Riki menyebutkan, jika alat bukti semua sudah lengkap dari pelapor, langsung panggil mantan Ketua Koperasi PDAM Kota Ternate Abdul Gani Hatari untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

“Jika alat bukti semua sudah lengkap, kami bakal naikkan ke sidik,” akunya.

Sekedar diketahui, BPKP Perwakilan Provinsi Maluku Utara telah melakukan audit laporan keuangan Koperasi Karyawan Tirta Dharma PDAM Kota Ternate tahun 2013-2017, hasil audit BPKP dengan nomor :LAP-493/PW33/4/2018 tertanggal 20 Desember 2018, menunjukkan adanya dugaan kerugian keuangan koperasi senilai Rp 3,7 miliar lebih. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut