318 Personel Lantas Dikerahkan Rekayasa Lalu Lintas pada Pergantian Tahun di Ternate

  • Bagikan
Direktur Lantas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Abrianto Pardede (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE РMenghindari terjadinya kemacetan lalu lintas pada malam pergantian tahun 2019 ke tahun 2020, Polda Maluku Utara (Malut) mengarahkan 318 personel Lalu Lintas (Lantas), untuk melakukan pengamanan rekayasa lalu lintas di wilayah Kota Ternate.

“Anggota lantas sudah melakukan strategi bertindak, diantaranya pengalihan arus lalu lintas pada malam tahun baru dengan sistem buka tutup, serta akan dilakukan patroli lalu lintas, pengalihan kemacetan, pengaturan lalu lintas, penetaan tempat parkiran bagi pengguna kendaraan roda dua dan roda empat,” kata Direktur Lantas Polda Malut, Kombes Pol Abrianto Pardede kepada KabarMalut, Kamis (26/12/2019).

Abrianto mengaku diprediksi pada malam pergantian tahun nanti bakal terjadi penumpukan massa di sekitar Landmark Kota Ternate. Di areal tersebut, Polda Malut bersama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Ternate akan mengadakan Dzikir Akbar, sehingga akan dilakukan penutupan jalan secara total.

“Sesuai data yang kami kantongi bakal terjadi kemacetan pada beberapa titik jelang malam tahun baru, diantaranya Landmark, Taman Nukila, Jalan Mononutu dan di jalan merdeka,” terangnya.

Namun untuk di Landmark lanjut Abrianto, bakal ditutup secara total sehingga sterilisasi anggota Lantas akan lakukan pengalihan arus di simpang PLN, depan Masjid Al Munawar dan di depan Sari Bundo dengan pola buka tutup arus.

“Untuk tempat parkir kami sudah sediakan di depan Masjid Al Munawar hingga Taman Nukila, depan pertokoan Gamalam, pelabuhan Ahmad Yani dan untuk parkiran Forkompinda di depan kantor Walikota Ternate,” jelasnya.

Secara teknis pengalihan arus lalu lintas nanti Sat-Lantas Polres Ternate yang melakukan pemetaan, personel Lantas akan standby penuh di jalan pada malam tahun baru, untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas sehingga tidak terjadi kemacetan.

“Kami juga sudah siapkan Satgas dalam Operasi Lilin dengan sasaran bagi pengendara yang bergoncengan lebih dari satu, membawa kenderaan dalam keadaan mabuk, menerobos lampu merah dan benda lainnya jika ditemukan pada puncak malam tahun baru, akan dilakukan penindakan,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut