Pemkab Halsel Imbau Warga Waspada Cuaca Buruk

  • Bagikan
Kepala BPBD Halmahera Selatan, Daud Djubedi (Istimewa)

LABUHA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dengan lingkungan sekitar. Imbauan ini disampaikan karena saat ini Halmahera Selatan dilanda cuaca buruk berupa hujan disertai angin kencang.

Kepala BPBD Halsel, Fuad Djubedi menyampaikan sesuai surat edaran dari Deputi Bidang Metrologi dari Badan Metrologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan pada tanggal 11 sampai tanggal 13 Januari 2020 terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir melanda Provinsi Maluku Utara (Malut). Sebagi pemerintah, Daud mengimbau kepada warga agar lebih waspada. Jika ada potensi terjadinya bencana secepatnya dilakukan langkah-langka antisipasi dan mitigasi untuk menghindari terjadinya korban jiwa.

“Khususnya pengendara untuk berhati-hati menghindari pohon besar yang berada di sepanjang jalan sehingga dapat menghindari kejadian yang tidak kita inginkan bersama,” kata Daud ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (13/1/2020).

Sambung Daud, untuk dinas terkait diharapkan untuk dapat lebih proaktif melihat kondisi yang berpotensi adanya bencana yang dapat membahayakan keselamatan warga seperti pohon-pohon besar di sepanjang jalan di Ibu Kota Labuha dan sekitarnya.

“Tentu ini menjadi perhatian sehingga dapat diantisipasi dari awal sebelum adanya korban jiwa,” kata Daud.

Bagi warga yang berada di daerah yang rawan longsor agar menghindari tebing-tebing tinggi yang berpotensi terjadinya bencana longsor yang dapat menipah pemukiman warga setempat. Daud juga meminta Pemerintah Desa harus siaga dengan cara selalu berkoordinasi dengan pusat pengendali operasi (Pusdalops) yang ditugaskan 1×24 di BPBD.

“Sehingga ada informasi apapun segera diinformasikan ke BPBD agar kami dapat mengambil langkah-langkah antisipasi,” sebutnya.

Selain itu, Daud juga mengimbau kepada speed boat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas pelayaran di wilayah laut Halsel agar selalu memperhatikan alat-alat keamanan seperti bantal renang untuk penumpang dan awak speed dan kapal. Pihak terkait seperti KPLP dan KSOP segera mengambil langkah antisipasi sejak awal dengan cara melakukan pengecekan di setiap kapal dan speed boat yang mau melakukan pelayaran. Karena jika terjadi kejadian yang tidak diinginkan maka itu merupakan tanggung jawab bersama.

“Khusus kami di BPBD ini menjadi perhatian kami. Untuk itu pihak terkait juga diharapkan kerja samanya sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Daud. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut