Kajati Malut Tahan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan

  • Bagikan
Direktur CV Gane Mandiri inisial SD saat di giring ke Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Yasim /KabarMalut)

TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) akhirnya menahan tersangka tindak pidana perpajakan berinsial SD yang tak lain merupakan Direktur CV Gane Mandiri. Penahan dilakukan setelah Kejati menerima berkas tahap dua dari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Malut.

Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua mengatakan SD diduga menyampaikan Surat Pemberithan (SPT) Pajak Pertambahan Nilai (PPN) massa pajak bulan Juli hingga Desember 2012 tidak dan lengka. Selain itu, tersangka juga tidak menyetor pajak sehingga merugikan negara sebesar Rp 646.865.374.

“Untuk tersangka ini inisial SD diduga telah melakukan tindak pidana perpajakan yang merugikan negara sebesar Rp 600 juta lebih,” kata Apris kepada wartawan, Kamis (16/1/2020).

Apris mengaku kasus ini awalnya ditangani penyidik dari Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Ditjen Pajak Kantor Wilayah Sulut, Sulteng,  Gorontalo dan Malut kemudian diserahkan ke Polda Malut. Tersangka SD tidak membayar kewajiban pajak, harus selaku direktur menyetorkan tetapi kemudian ada pajak juga dipotong sudah terima lalu tidak menyetorkan.

“Kasus tersebut awalnya proses itu ranah penyidik PPNS kemudian Polda. Jadi intinya hari ini Kejati menerima tersangka dan barang bukti dari Polda,” jelasnya.

Tersangka SD disangkakan dengan Pasal 39 huruf C huruf D dan huruf I undang-undang nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara sebagai mana telah diubah Undang-Undang nomor 16 tahu 2009,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut