Nilai Lambat Tangani Kasus, Keluarga Korban Laka Datangi Polres Pulau Morotai

  • Bagikan
Keluarga korban Laka Lantas saat mendatangi Kantor Satlantas Polres Pulau Morotai (Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Keluarga korban kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas), menilai kinerja penyidik Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pulau Morotai sangat lambat dalam penanganan kasus Laka Lantas yang menimpah korban meninggal dunia Huajaima Kurung pada Kamis (9/1) lalu. Sejumlah keluarga korban pun mendatangi kantor Polres Pulau Morotai mempertanyakan perkembangan kasus dengan pelaku Hairun Kupin ini.

“Kami datang ke sini (Polres) untuk menanyakan proses kasusnya sudah sampai dimana dan ingin melihat langsung wajah pelaku, karena kami belum pernah lihat wajah pelaku dari almarhum meninggal hingga saat ini,” ungkap kakak kandung korban, Mahdi Kurung kepada KabarMalut, Senin (20/1/2020).

Kedatangan pihak keluarga, kata dia, tak hanya menanyakan perkembangan kasus, tapi sekaligus untuk memastikan pelaku sudah diamankan Polisi, karena informasi yang beredar pasca kejadian Polisi masih membiarkan pelaku berkeliaran bebas.

“Kami juga ingin pastikan bahwa pelaku sudah ditahan apa belum, karena informasi yang kami dapat dia (pelaku) tidak ditahan,” jelas.

Keluarga korban Laka Lantas saat menemui Penyidik Satlantas Polres Pulau Morotai (Fizri/KabarMalut)

Menurutnya, pelaku terkesan cuek dengan kondisi yang dialami keluarga korban, dimana waktu pelaksaan tahlilan (baca doa untuk almarhum) mulai hari pertama hingga terakhir di hari ketujuh, tidak pernah menyempatkan waktu untuk menemui keluarga korban. Meski begitu, pelaku mengirimkan Sembako seperti beras ukuran 25 kg 9 sak, aqua 15 dos, ikan julung satu ikat dan uang tunai Rp 500 ribu.

“Padahal pelaku janjikan akan berikan uang Rp 2 juta, tapi diberikan hanya Rp 500 ribu, ini pelaku tidak merasakan derita yang kami rasakan, sehingga apa yang diberikan sesuka hatinya,” kesalnya.

Karena menilai pelaku tidak memiliki iktikad baik, Muhdi minta Polisi memproses kasus ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami minta pelaku diproses sesuai peraturan yang berlaku,” harapnya.

Pelaku penabrakan yang diamankan Polisi (Fizri/KabarMalut)

Terpisah, Kasat Lantas Polres Pulau Morotai, AKP Dany Maribunga saat dikonfirmasi berjanji bakal memproses kasus ini sesuai aturan yang berlaku.

“Pelaku sudah kami amankan dan kasusnya saat ini dalam tahap pemeriksaan saksi, kami upayakan secepatnya kasusnya ini berlanjut ke tahap selanjutnya,” singkatnya.

Sekedar diketahui, peristiwa naas ini terjadi pada Kamis (9/1) lalu di depan apotik Kimia Farma, Desa Darame. Dalam peristiwa tersebut pelaku Hairun Kupin mengendarai mobil Hond Jazz warna kuning dengan nomor Polisi DG 5065 XY menabrak korban Huajaima Kurung yang mengendari sepeda motor Vario warna putih dengan nomor Polisi DB 3278 LU dari arah belakang.

Pelaku sempat membawa korban ke RUSD Daruba dan sempat dirawat sehari di rumah sakit, sayangnya korban menghembuskan napas terakhir akibat benturan keras kepala dan dada korban saat tabrakan terjadi. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut