Dugaan Penggelapan Anggaran Koperasi di PDAM Terntae Naik Penyidikan

  • Whatsapp
Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Riki Arinanda (Yasim/KabarMalut)

TERNATE –  Setelah memeriksa sebanyak 18 saksi dalam kasus dugaan penggelapan anggaran Koperasi Tirta Dharma  di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate tahun 2013-2017. Akhirnya penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat-Reskrim) Polres Ternate meningkatkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan.

“Progress kasusnya berjalan dari penyelidikan sudah naik ke penyidikan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Riki Arinanda ketika dikonfirmasi, Selasa (21/1/2020).

Muat Lebih

Riki mengaku kasus dugaan penggelapan anggaran Koperasi di PDAM Ternate setelah memeriksa 18 orang saksi, kemudian dilakukan gelar perkara. Dalam gelar perkara itu, status kasus akhirnya dinaikan ke penyidikan.

“Hasil gelar perkara itu menunjukan penyidik akan melakukan pendalaman lagi kepada 18 saksi tersebut,” akunya.

Riki menambahkan, pendalaman kasus ini  lebih difokuskan kepada saksi-saksi agar dapat menguatkan bukti ketimbang menyasar sejumlah dokumen tambahan.

“Didalami lagi untuk menguatkan status kasus ini apakah naik ke penetapan tersangka atau tidak. Jadi kita masih terus dalami dari 18 saksi itu,” pungkasnya. (*)

Pos terkait