Pembangunan Masjid Joubela Terbengkalai, Komisi I DPRD Bakal Panggil Pihak Terkait

  • Bagikan
Pembangunan Masjid Desa Joubela Kecamatan Morotai Selatan yang terbengkalai (Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Pembangunan Masjid Desa Joubela, Kecamatan Morotai Selatan yang berlangsung sejak 2013, tak kunjung selesai dan terbengkalai hingga kini. Bahkan sebagian besar fisik bangunan yang baru sebatas tiang penyanggah itu, terbungkus semak belukar seperti bangunan tua di tengah hutan.

Sakin tidak mendapat perhatikan, fisik bangunan yang progresnya baru 30 persen itu mulai rusak termakan usia. Belakangan ini di media sosial (medsos) ramai perbincangan mengenai masjid yang tak kunjung selesai itu.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Pulau Morotai, Basri Rahaguna (Fizri/KabarMalut)

Komisi I DPRD Pulau Morotai berencana akan memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan masjid Desa Joubela. Pemanggilan ini siiring ramainya perbincangan di media sosial soal proses pembangunan masjid tersebut yang sudah bertahun-tahun tak kunjung selesai.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Pulau Morotai, Basri Rahaguna mengatakan dalam waktu dekat akan menyurat ke semua pihak termasuk tokoh agama dan Pemerintah Desa Joubela untuk hearing di gedung DPRD terkait lambatnya proses pembangunan masjid tersebut.

“Kita undang hearing semua pihak, biar jelas. Jangan hanya dibahas di media sosial,” ucap Basri kepada wartawan, Selasa (4/2/2020)

Dari informasi yang diterima, masjid Jaoubela itu dibangun sejak tahun 2013. Hanya saja sumber anggarannya belum diketahui pasti. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut