Tak Miliki Izin, Polisi Tutup Usaha Air Bor di Bastiong Talangame

  • Bagikan
Petugas saat memang Polisi Line pada usaha air bor milik Iqbal (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Petugas Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut) menutup paksa usaha air bor yang beralamat di Kelurahan Bastiong Talangame, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate. Penutupan dilakukan karena usaha milik Iqbal Barady tidak memiliki izin dan menyalahi aturan.

Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Malut, AKBP Ann Ardiansyah mengatakan penutupan dilakukan sebagai tindaklanjut laporan masyarakat Kelurahan Bastiong Talangame. Dimana setelah ditelusuri, ternyata benar usaha tersebut tidak memiliki izin sama sekali.

“Hari ini dilakukan pemasangan police line agar aktifitas ini sementara dihentikan dulu. Karena dianggap tidak memiliki izin serta melanggar Undang-Undang 17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air,” kata Aan kepada wartawan, Selasa (4/2/2020).

Penutupan dilakukan dengan pemasangan garis Polisi Line ini dihadiri Pemerintah Kelurahan bersama Ketua RT 01 serta dari Dinas Kesehatan Kota Ternate, sekaligus melakukan uji sampel kualitas air.

“Saya bersama beberapa personil langsung turun ke lokasi untuk melakukan upaya penutupan secara paksa dalam rangka proses penyelidikan,” singkatnya.

Staf Kelurahan Bastiong Talangame, Nawi Hasan mengaku usaha yang berlokasi di RT 01 ini telah berlangsung selama 4 tahun terakhir, hanya saja tidak memiliki izin dan selalu dikeluhan masyarakat. Dari kelurahan dan RT telah memberi teguran tetapi tidak digubris oleh pemilik usaha.

“Sebenarnya upaya menutup aktifitas usaha air ini dari pihak kelurahan sudah bebarapa kali dilakukan namaun pemilikny tidak  mengindahkan,” kata Nawi.

Nawi menuturkan, keluahan masyarakat seperti merasa risih keberadan aktifitas mobil milik usaha air keluar masuk. Salanjutnya keluhan salah satu bangunan yang berdekatan dengan usaha air mengalami keretakan.

“Bahkan keberadan usaha air ini pernah terjadi konfilik dengan warga, sehingga pihak kelurahan tidak bisa bertindak lagi. Karena itu kami serahkan ke pihak kepolisian serta siap memberi keterangan,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut