Jadi Pelaku Pencurian, Gadis Dibawa Umur Diamankan Polisi

  • Bagikan
Petugas daro Polsek Tobelo melakukan pengecekan motif kejadian di rumah korban Desa Gura (Istimewa)

TOBELO – Seorang gadis yang tercatat masih dibawah umur (15), diamankan Tim Opsnal Polsek Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut). Warga pada salah satu desa di Kecamatan Tobelo ini, diduga sebagai pelaku pencurian di Desa Gura.

Kapolres Halut AKBP Yuyun Arif melalui Kasubag Humas Polres Halut, IPTU Masur Basing mengatakan gadis berusia 15 tahun diamankan Tim Opsnal Polsek Tobelo ketika berada di Desa Rawajaya Kecamatan Tobelo sekitar pukul 23:15 WIT. Pelaku diduga telah melakukan pencurian barang milik Yanti Aprilia Muskita (37) warga Desa Gura Kecamatan Tobelo pada Senin (3/2) lalu.

“Berdasarkan hasil lidik diketahui pelaku berada di Desa Rawajaya. Sesampainya di Desa Rawajaya, anggota langsung mengamankan pelaku,” kata Masur saat dikonfirmasi, Rabu (5/2/2020).

Masur juga mengatakan setelah pelaku diamankan, kemudian dilakukan diinterogasi. Hasil interogasi pelaku mengakui perbuatannya dilakukan dalam keadaan sehat dan sadar.

“Ternyata yang bersangkutan melakukan pencurian bersama dengan satu orang teman perempuannya yang bernama Lala yang saat ini sudah berada di Pulau Morotai,” jelasnya.

Cara kedua pelaku saat mereka mancuri barang-barang milik korban, dilakukan dengan cara membuka pintu menggunakan linggis, kemudian memasuki ke kamar tidur korban dan mangambil beberapa barang yang diisi di dalam tas ransel milik korban.

“Barang yang dicuri oleh pelaku diantaranya, satu pasang sepatu puma sport warna silver, satu buah hardisk external warna merah putih merek seagate 2 terabite seharga Rp 2.400.000, satu buah boneka berwarna pink putih, satu botol minyak wanggi oriflame, satu buah flashdisk 8 gigabite warna mera silver, satu buah celana panjang motif bolabola hitam putih, satu buah celana legging warna hitam, satu buah kameja motif bunga-bunga, satu buah kameja berwarna hijau, satu buah kutex berwarna pink dan satu buah tas epiroc warna silfer hitam,” terangnya.

Setelah mengamankan pelaku, anggota kemudian melakukan pencarian barang bukti (BB) yang disimpan oleh pelaku tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan barang bukti berhasil diamakan.

Karena pelaku masih dibawa umur, kepada yang bersangkutan diberikan tindakan meminta maaf secara langsung kepada korban serta membuat pernyataan.

“Pelapor (korban) juga memaafkan pelaku, setelah itu yang bersangkutan dipulangkan ke orang tuanya untuk pembinaan,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut