Jika Kembali Calon, Bupati dan Wakil Bupati Halut Diwajibkan Cuti dari Jabatan

  • Whatsapp
Bupati Halmahera Utara, Frans Manery dan Wakil Bupati Muhlis Tapi Tapi (Istimewa)

TOBELO – Bupati Halmahera Utara (Halut), Frans Manery dan Wakil Bupati Muhlis Tapi Tapi, diwajibkan cuti dari jabatan, jika kembali maju mencalonkan diri pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 dan ditetapkan sebagai Pasangan Calon (Paslon).

“Jadi pasangan incumbent jika sudah resmi ditetapkan jadi Paslon oleh KPU, maka terhitung hari itu juga Bupati dan Wabup harus cuti dari jabatan,” ungkap Komisioner KPU Halut, Jalil Djurumudi ketika dikonfirmasi, Senin (10/2/2020).

Muat Lebih

Jalil menjelaskan ketentuan cuti untuk Bupati dan Wabup saat maju kembali sebagai Paslon Bupati dan Wabup pada Pilkada 2020 diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 16 tahun 2017.

“Dalam ketentuan tersebut, diwajibkan pasangan incumbent untuk mengajukan surat cuti sebelum ditetapkan sebagai pasangan calon. Sebab saat ditetapkan sebagai Paslon Bupati dan Wabup tahun ini, terhitung hari itu juga cutinya,” terangnya.

Menurutnya, sebelum terhitung cuti, gubernur sudah mengusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) untuk penunjukan penjabat caretaker bupati, selama masa cuti bupati dan wabup.

“Gubernur mengusulkan ke Mendagri untuk penunjukan penjabat bupati, detailnya nanti ada di PKPU nomor 6 tahun 2016,” tandasnya. (*)

Pos terkait