Beredar Informasi TKA PT ADT Dikarantina Karena Virus Corona, Ini Pengakuan Kepala Dinkes Pulau Taliabu

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehata Pulau Taliabu, Kuraisia Marasaoli (Hamsan/KabarMalut)

BOBONG – Masyarakat Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut), belakangan ini merasa resah dan was-was atas informasi yang beredar di salah satu grup whatsapp, terkait adanya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina pada PT Adidaya Tangguh (ADT) dikarantina karena diduga mengidap virus corona.

“Iya benar, tapi sudah dua Minggu ini dikarantina, tadi saya dengar di waktu brifing/apel pagi, tidak dikasih keluar dia dikurung dalam ruangan khusus,” kata salah satu anggota grup whatsapp Info Parlamen.

Muat Lebih

Dalam percakapan itu, para TKA Cina diduga kembali ke perusahan mereka bekerja dengan menumpangi kapal langsung.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pulau Taliabu, Kuraisia Marasaoli ketika dikonfirmasi mengaku informasi adanya TKA Cina dikarantika yang beredar di masyarakat merupakan informasi tidak benar atau hoax. Informasi tersebut disampaikan orang yang tidak bertanggung jawab dan membuat masyarakat resah.

“Jadi terkait ada informasi yang saat ini sudah beredar di masyarakat Taliabu dan khususnya masyarakat lingkar tambang, saya mau tegaskan bahwa informasi itu tidak benar sekali lagi informasi itu tidak benar,” kata Kuraisia, Kamis (13/2/2020).

Dinkes dan pihak perusahan tambang PT ADT telah bersepakat, dalam setiap seminggu harus melaporkan hasil kesehatan khususnya untuk TKA Cina.

“Bukan saja itu, kami dari pihak dinas juga terus melakukan pengontrolan pada TKA Cina dari sisi kesehatannya, intinya kami Dinas Kesehatan tidak tinggal diam soal Corona,” jelasnya.

Selain Dinkes, Kuraisia mengaku saat ini terdapat pula petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Ternate untuk melakukan pengawasan terhadap TKA Cina yang berada di wilayah tambang PT ADT.

“Mereka (KKP) juga akan melakukan pengawasan di areal Pelabuhan Bobong dan portotolong tempat keluar masuknya TKA,” ungkapnya.

Kuraisia mengimbau masyarakat Pulau Taliabu khususnya masyarakat lingkar tambang PT ADT untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu tidak terganggung jawab seperti itu.

“Saya berharap pada masyarakat apa bila ada informasi soal penyakit corono, segera beritahukan kepada pihak klinik tambang atau langsung ke Dinas Kesehatan agar segera ditangani. Dan juga jangan terpancing dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak tertanggung jawab itu,” harapnya. (*)

Pos terkait