Diduga Kampanyekan Bahrain Kasuba, Tiga Kadis Diperiksa Bawaslu Halsel

  • Whatsapp
Kordiv Hukum dan Penindakan Bawaslu Halmahera Selatan, Asman Jamil (Dahbudin/KabarMalut)

LABUHA – Bawaslu Halmahera Selatan (Halsel) telah melayangkan surat pemanggilan klarifikasi terhadap delapan Kepala Dinas (Kadis) yang diduga kuat terlibat dalam politik praktis. Sesuai bukti rekaman video yang dikantongi Bawaslu, ke-delapan Kadis ini mengkampanyekan Calon Bupati Halsel Bahrain Kasuba di hadapan warga Desa Soa Sangaji Kecamatan Obi Barat pekan kemarin.

Koordinator Devisi Hukum Pengawasan dan Penindakan (HPP) Bawaslu Halsel, Asman Jamil menjelaskan Bawaslu telah mengagendakan pemeriksaan atau permintaan klarifikasi terhadap delapan Kadis tersebut. Kedelapan Kadis ini diduga melakukan kampanye terselubung pada agenda kunjungan kerja (Kuker) Bupati Bahrain Kasuba.

“Harini ini yaitu baru tiga oknum Kadis,” kata Asman kepada KabarMalut, Selasa (18/2/2020).

Ketiga Kadis yang sudah diperiksa yakni Kadis Infokom Ani Radjiloen, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan KB Aisya Badaruni dan Kadis Nakertrans Fahri Mahar. Sementara lima Kadis yang lainnya menunggu giliaran untuk dipanggil menghadap memberikan klarifikasi.

“Dilanjutkan besok ditargekan lima oknum Kepala Dinas,” sambung Asman.

Sementara hasil klarifikasi ketiga Kadis tersebut belum dapa dipublikasikan, karena hasil klarifikasi merupakan dokumen berita acara yang akan dikonsultasikan ke Bawaslu Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk ditindaklanjuti ke Komisi Aparatur Negeri Sipil (KASN).

“Itu kami belum bisa jawab karena itu dokumen BAP klarifikasi,” sebut Asman.

Asman juga belum dapat merinci nama dari kelima Kadis yang akan diperiksa pada Rabu (29/2) besok. Namun Asam hanya menyebutkan nama Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Halse, Mujibur Rahman.

“Ada enam Kadis. Yang pasti lebihlah, ditambah Kabag Humas,”  pungkasnya. (*)

Pos terkait