Kejati Periksa PPK dan Kepala Dikbud Malut

  • Whatsapp
Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Yasim /KabarMalut)

TERNATE – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) melakukan pemeriksaan dua orang saksi yakni Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dinas (Dikbud) Provinsi Malut, Jafar Hamisi dan Jainudin Hamisi selaku PPK Malut.

Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua mengaku pemeriksaan terhadap Plt Kepala Dikbud dan ketua PPK yang berlangsung di ruang Intel tersebut berkaitan dengan penanganan kasus dugaan korupsi proyek pembuatan kapal nautika penangkapan ikan senila Rp 7,8 miliar. Tim penyidik memiliki tehnik apakah kasus tersebut perlu dimintai keterangan tambahan atau cukup.

“Strateginya teknif dan strategi untuk pengungkapan itu tentunya perkembangan bisa sewaktu-sewaktu bisa perlu bisa tidak itu semua tergantung tim,” kata Apris kepada wartawan, Selasa (18/2/2020).

Apris mengatakan sebenarnya jadwal pemeriksaan hari ini terdapat tiga orang saksi, hanya saja satu orang saksi selaku kontraktor tidak hadir.

“Yang tidak hadir itu penyidik tetap melakukan panggil ulang  untuk dimintai keterangan,” jelasnya.

Sekedar diketahui, bantuan pengadaan kapal tersebut diadakan dari Dikbud Malut melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019 senilai Rp 7,8 miliar untuk SMK swasta di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dan dikerjakan oleh PT Tamalanrea Karsatama. (*)

 

Pos terkait