Pemkab Halsel Usul 10 Ranperda

  • Bagikan
Rapat paripurna jawaban Bupati atas pandangan fraksi-fraksi (Istimewa)

LABUHA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel) mengusulkan 10 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kepada DPRD. Dari 10 Ranperda ini tiga diantaranya perubahan dari Peraturan Daerah (Perda) tahun 2011 tentang Pajak Mineral Bukan Logam dan Batu, tahun 2012 tentang Pajak Reklame dan tahun 2013 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan.

Wakil Bupati Halsel, Iswan Hasjim dalam pidatonya menyampaikan rapat paripurna pada hari ini merupakan kelanjutan dari rapat paripurna DPRD Halsel pada tanggal 18 Febuari atas 10 usulan Ranperda prakarsa pemerintah daerah yakni, Retribusi Pelayanan Pasar, Retribusi Tera dan Tera Ulang, perubahan atas Perda nomor 6 tahun 2011 tentang Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Perubahan atas Perda nomor 1 tahun 2012 tentang Pajak Reklame, Perubahan atas Perda nomor 1 tahun 2013 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan, Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Bagian Wilayah Perencanaan Kawasan Perkotaan Labuha tahun 2019-2039, Pembinaan Keolahragaan Daerah, Pengelolaan Sampah, Pengelolaan Keuangan Daerah dan Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Lanjut Iswan, dengan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap 10 paket Ranperda usul Pemerintah Daerah yang didalamnya juga terdapat catatan-catatan, penting yang harus dipertimbangkan dalam pembahasan dan implementasinya nanti.

“Kami berpendapat bawah pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap 10 paket Ranperda yang telah diusulkan oleh Pemerintah Daerah ini patut direspon positif, khususnya oleh pihak eksekutif,” ungkap Iswan, Rabu (19/2/2020).

Sambung Iswan, karena segenap pimpinan dan seluruh anggota DPRD sangat tanggap terhadap berbagai permasalahan aktual, baik permasalahan sosial kemasyarakatan juga sangat konsisten dan memiliki intens yang tinggi dalam membina hubungan kemitraan yang kooperatif dan harmonis dengan pemerintah daerah sebagai pihak eksekutif dalam mengemban misi dan tugas pengabdian.

“Untuk membangun daerah ini dalam kesamaan visi debgan mengerahkan segenap kemampuan yang ada secara maksimal,” pungkas Wabup.

Jawaban Bupati terkait 10 Ranperda ini didukung penuh oleh tujuh farksi DPRD Halsel. Ketujuh farksi tersebut yakni Nasdem, Golkar, PKB, PKS Gerindra, Rakyat Demokrat, SPKN. Masing-masing fraksi membacakan tanggap fraksi di hadapan pimpinan DPRD dan Forkompinda yang menghadiri agenda Paripurna yang berlangsung di ruang sidang DPRD. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut