Status Enam Desa Tak Selesai, Bupati Minta Pilkada Halut Ditiadakan

  • Whatsapp
Bupati Halmahera Utara, Frans Manery saat menemui massa aksi di Kecamatan Kao Teluk (Istimewa)

TOBELO – Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, status enam desa yang disengketakan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) kembali bergejolak. Bupati Halut, Frans Manery pun meminta jika status enam desa tak kunjung selesai, maka Pilkada Halut 2020 ditiadakan atau ditunda pelaksanaanya.

“Saya sepakat jika masalah enam desa ini tidak selesai. Maka di daerah ini (Halut) tidak perlu ada Pilkada,” tegas Frans pada tengah-tengah ratusan massa aksi di Desa Kuntum Mekar, Kecamatan Kao Teluk, Sabtu (22/2/2020).

Frans mengatakan masalah tapal batas di enam desa selalu dijadikan kepentingan politik oleh kelompok-kelompok tertentu, yang mempunyai kepentingan politik itu. Sehingga setiap tiba momentum politik, masalah enam desa selalu saja diotak-atik.

“Setiap momen politik masalah enam desa ini selalu diangkat. Kenapa selesai pemilihan umum Pilpres, Gubernur, tidak mau diurus masalah ini. Nanti sudah dekat Pilkada tahun 2020 baru digoyang lagi,” sesal Frans sambil tanya.

Oleh sebab itu, selaku Bupati Halut, Frans meminta kepada pemuda yang ada di wilayah enam desa dan Pemerintah Desa bersama Pemerintah Halut, untuk bersama-sama menemui Mendagri mempertanyakan persoalkan terkait dengan tapal batas di enam desa.

“Saya meminta agar pada awal bulan Maret tahun 2020 ada utusan dari pemuda dan Pemerintah Desa bersama Pemerintah Daerah Halut datangi Mendagri. Untuk mempersoalkan masalah enam desa ini,” pintanya.

Bupati Frans juga mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Kao Teluk, khususnya masyarakat di enam desa yang jelih melihat persoalan ini.

“Selaku kepala daerah sangat memberikan apresiasi atas kegiatan (Aksi) di hari ini, karena dengan begini dapat memberikan semangat kepada kami untuk terus berupaya untuk menyelesaikan masalah yang saat ini kita hadapi,” pungkasnya. (*)

Pos terkait