KPU Halsel Tolak Berkas Bapaslon Perseorangan

  • Bagikan
Ketua KPU Halmahera Selatan, Darmin Hi Hasim dan anggota beserta Jaya Lamusu dan Asmawi Lagalante pada saat kegiataan simulasi penyerahan syarat dukungan Paslon Perseorangan di ruang aula Kamil Manik (Dahbudin/KabarMalut)

LABUHA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, terpaksa menolak berkas pendaftaran bakal pasang calon (Bapaslon) bupati dan wakil Bupati dari jalur perseorangan Jaya Lamusu dan Ali Jaidun (Jaya-Aja).

“Tadi malam tepat pukul 22:30 WIT  Bapaslon perseorangan Jaya Lamusu dan Ali Djaidun datang ke KPU untuk menyerahkan dokumen syarat dukungan, namun ditolak oleh KPU,” ungkap Ketua KPU Halsel, Darmin Hi Hasim kepada KabarMalut, Senin (24/2/2020).

Alasan KPU menolak berkas Jaya-Aja, lanjut Darmin, lantaran KPU menemukan syarat dukungan masih diinput ke dalam Sistem Informasi Pencalonan Pemilu (SILON) offline, belum diexspor ke SILON online. Sehingga KPU tidak bisa membaca data dukungan dalam SILON.

“Tak hanya itu, Bapaslon ini juga dalam penyerahan syarat dukungan tadi malam hanya datang dan menyerahkan formulir Model B.1.KWK, sementara dalam ketentuan dalam masa penyerahan syarat dukungan bapaslon harus menyerahkan tiga dokumen yaitu, formulir Model B.1.KWK, Model B.1.1. KWK dan Model B.2 KWK. Itu alasan kenapa KPU menolak,” sebut Darmin.

Sementara untuk, Bapaslon perseorangan Asnawi Lagalante dan Husen Said juga sampai batas penyerahan syarat dukungan tadi malam pukul 00:00 WIT tidak terlihat mendatangi KPU untuk menyerahkan syarat dukungan.

“Hingga batas akhir penyerahan syarat dukungan KPU tidak menerima syarat dukungan Bapaslon, artinya tidak ada calon perseorangan,” tutup Darmin.

Diketahui penyerahan syarat dukungan Bapaslon perseorangan dibuka sejak tanggal 16 Februari dan ditutup pada tanggal 23 Februari pukul 00:00 WIT. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut